Sidoarjo, Pointernews.id | 21 Mei 2025 – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar kegiatan tahunan Sidoarjo School Festival IV, yang berlangsung selama lima hari mulai Rabu, 21 Mei hingga Minggu, 25 Mei 2025. Kegiatan yang digelar di Lapangan Tenis Indoor GOR Sidoarjo ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana.
Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd., serta Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si. Para kepala sekolah SMK dan SMP negeri maupun swasta di Sidoarjo juga tampak hadir, bersama Ketua MKKS Swasta Sidoarjo, Dr. Kisyanto SM, SE, MM., yang sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.
Ketua Panitia Sidoarjo School Festival IV, Dr. Joko Siswanto, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini telah digelar untuk keempat kalinya, dan untuk tahun ini seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di GOR Sidoarjo. “Festival ini menjadi cerminan dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya jenjang SMP dan SMK, di mana masing-masing sekolah memamerkan karya siswa sebagai miniatur kondisi pendidikan di lembaganya,” ujarnya.
Festival tahun ini menampilkan 80 stand pameran yang diikuti oleh peserta dari 36 SMP dan SMK negeri maupun swasta, serta beberapa perguruan tinggi. Stand-stand tersebut menyuguhkan berbagai karya unggulan siswa seperti mobil listrik, produk kewirausahaan, tata rias, tata boga, teknologi bengkel, dan karya inovatif lainnya.
“Ini bukan hanya pameran, tetapi juga ajang ekspresi, kreativitas, dan kompetisi bagi para siswa. Sekolah menunjukkan kualitas dan keunggulan mereka melalui karya nyata,” jelas Dr. Joko Siswanto.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini. Ia menyebut kegiatan ini sangat positif untuk membangkitkan semangat generasi muda. “SMK memiliki keunggulan tersendiri karena siswanya bisa langsung praktik sesuai keahlian. Tadi saya melihat sendiri ada siswa yang bisa merias, memasak, bahkan membuat mobil listrik. Dengan kemampuan seperti itu, mereka bisa langsung bekerja secara mandiri,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran guru dalam memotivasi siswa, serta mengingatkan para generasi muda agar tidak terjebak dalam penggunaan ponsel yang kurang bermanfaat. “Jika digunakan untuk hal positif, ponsel bisa menjadi alat pembelajaran yang luar biasa. Tapi kalau hanya digunakan untuk bermain game tanpa arah, itu bisa merusak masa depan,” tegasnya.
Ketua MKKS Swasta, Dr. Kisyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi dan semangat bersama antar lembaga pendidikan swasta di Sidoarjo untuk meningkatkan kualitas serta menunjukkan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan. “Kami percaya bahwa lewat sinergi, musyawarah kerja yang baik, dan kerja sama antar sekolah, kita bisa menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam keterampilan dan karakter,” ujarnya.
Dengan dibukanya Sidoarjo School Festival IV, diharapkan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa-siswi untuk menunjukkan potensi terbaiknya, serta menjadi ajang yang menginspirasi dan memotivasi dunia pendidikan di Sidoarjo ke arah yang lebih maju dan kreatif. Red (bbm/ynr).