Sidoarjo, Pointernews.id | 7 Juli 2025 – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha, ritel modern, perbankan, dan perusahaan swasta untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam membina dan memperhatikan anak-anak yatim dan piatu di Kabupaten Sidoarjo.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Subandi saat memberikan sambutan pada acara Festival 1000 Yatim yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZIZNU) Kabupaten Sidoarjo di Resto Jie Poek DW, Minggu (6/7/2025), dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 Hijriyah.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Jangan sampai anak-anak kita kehilangan masa depan hanya karena kehilangan orang tua. Mari bersama kita dampingi, kita bimbing, dan kita ciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ungkap Bupati Subandi penuh empati.
Bupati Subandi hadir dalam acara tersebut bersama istri tercinta, Sriatun Subandi, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo. Keduanya tampak berbaur hangat bersama 1000 anak yatim yang hadir dari berbagai penjuru Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga menerima penghargaan sebagai “Bapak Yatim Piatu Kabupaten Sidoarjo”, sebuah gelar kehormatan atas dedikasi dan komitmennya dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anak-anak yatim.
“Penghargaan ini saya terima bukan untuk pribadi, tetapi untuk semua pihak yang ikut berjuang memuliakan anak yatim. Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga bersama,” ucap Bupati dengan penuh haru dan rendah hati.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan dukungan nyata, salah satunya dengan menyediakan beasiswa khusus bagi anak-anak yatim piatu. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo akan bersinergi dengan PCNU melalui MWCNU maupun pengurus ranting Nahdlatul Ulama dalam menyukseskan program pembinaan dan pendampingan anak-anak yatim.
“Kami akan dorong dan wujudkan Sidoarjo sebagai kabupaten yang ramah dan peduli anak yatim. Pemerintah hadir untuk memberi jaminan, baik secara pendidikan, kesehatan, maupun dukungan sosial lainnya,” jelas Bupati Subandi.
Sementara itu, Ketua LAZIZNU Kabupaten Sidoarjo, Dodik Dyauddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap kegiatan tersebut.
“Dukungan dari Bupati dan jajaran Pemkab menjadikan Festival 1000 Yatim ini berjalan dengan baik dan penuh semangat. Kami berharap LAZIZNU semakin dikenal luas dan bisa lebih banyak membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan serta kegiatan sosial dan keagamaan lainnya,” ujar Dodik.
Festival 1000 Yatim ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, namun juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, menanamkan semangat kepedulian, serta membangun komitmen bersama dalam memperhatikan generasi yang kurang beruntung.
Acara ini ditutup dengan doa bersama dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Suasana haru dan bahagia mewarnai peringatan 10 Muharram tahun ini, menjadi bukti nyata bahwa cinta dan kepedulian dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Mari kita rawat harapan mereka, mari kita hadir menjadi bagian dari masa depan mereka. Kita semua bisa menjadi orang tua bagi mereka yang ditinggalkan,” tutup Bupati Subandi dengan semangat. Red (el/ynr).