Sidoarjo, Pointernews.net | 15 Desember 2025 — Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo tidak hanya mencatat keberhasilan dari sisi kehadiran dan kelengkapan agenda organisasi, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam melalui suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna. Hal tersebut terasa kuat pada penghujung acara yang digelar pada Senin (15/12/2025) di Hotel Aston Sidoarjo City.
Setelah seluruh agenda utama, termasuk laporan pertanggungjawaban pengurus, disampaikan dan diterima anggota, panitia menghadirkan sesi hiburan yang dirancang sebagai ruang untuk mempererat ikatan emosional antaranggota.
Ketua Panitia RAT IKPI Sidoarjo 2025, Mustika Nurhayati, menjelaskan bahwa momen tersebut sengaja dihadirkan sebagai simbol kebersamaan dan soliditas organisasi.
“Setelah sesi pertanggungjawaban pengurus selesai, panitia sengaja menghadirkan momen hiburan sebagai ruang mempererat ikatan antaranggota,” ujarnya.
Suasana pun mencair ketika pengurus dan anggota larut bernyanyi serta menari bersama diiringi lagu legendaris milik almarhum Farid Harja. Para peserta membentuk barisan panjang layaknya gerbong kereta api, dengan aturan sederhana: setiap “gerbong” harus tetap tersambung dan tidak boleh ada satu pun yang tertinggal.
Menurut panitia, filosofi tersebut mencerminkan semangat IKPI Sidoarjo—bahwa pengurus dan anggota harus berjalan beriringan, saling menopang, serta tidak terpisahkan dalam membesarkan organisasi profesi konsultan pajak yang berlandaskan amanah dan integritas.
Koordinator Humas dan Keanggotaan IKPI Sidoarjo, Djuniarto, menegaskan bahwa suasana riang tersebut menjadi bukti konkret soliditas internal organisasi.
“Inilah wajah IKPI Sidoarjo yang sesungguhnya, solid dan guyub. Tidak ada sekat antara pengurus dan anggota, semua larut dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Kehangatan acara semakin terasa ketika seluruh peserta kembali menyanyikan lagu legendaris “Kemesraan” sebagai penutup. Lagu tersebut menjadi simbol persatuan dan kekompakan, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antaranggota yang hadir dari berbagai wilayah di Jawa Timur hingga Madura.
Mustika mengaku momen tersebut menjadi titik paling emosional sepanjang rangkaian RAT IKPI Sidoarjo 2025. Dalam sesi evaluasi internal bersama panitia di akhir acara, ia bahkan tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata.
“Saya sangat terharu, karena acara ini berjalan menyentuh dan penuh kebersamaan atas kerja keras semua pihak—dukungan pengurus, sponsor, serta sumbangan sukarela para anggota,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa berkat dukungan kolektif tersebut, RAT IKPI Sidoarjo 2025 dapat terlaksana dengan baik, diikuti lebih dari 57 persen anggota tetap, serta diselenggarakan di hotel bintang empat tanpa dipungut biaya (free). Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi panitia maupun pengurus cabang.
Sebagai organisasi profesi, IKPI menjalankan perannya selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan, antara lain Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Undang-Undang Pajak Penghasilan, serta regulasi pemerintah dan kementerian keuangan yang mengatur profesi konsultan pajak. Selain itu, seluruh kegiatan organisasi berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKPI, sebagai wujud amanah dan tanggung jawab profesional kepada negara dan masyarakat wajib pajak.
Dalam kesempatan tersebut juga kembali disinggung arahan Ketua Umum IKPI kepada pengurus IKPI Sidoarjo yang disampaikan beberapa hari sebelum RAT berlangsung, melalui komunikasi grup bersama jajaran pengurus cabang. IKPI Sidoarjo diharapkan dapat berperan lebih strategis ke depan, termasuk mendorong pembentukan cabang-cabang baru di wilayah kerja DJP Kanwil Jawa Timur II.
Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi agar pada tahun 2029 dapat terbentuk Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Timur II. Ketua Umum juga menaruh harapan agar di masa mendatang Provinsi Jawa Timur dapat memiliki tiga Pengda IKPI, selaras dengan pembagian wilayah Kanwil DJP Jatim I, II, dan III.
Sebelumnya, Ketua IKPI Cabang Sidoarjo, Budi Tjiptono, telah menegaskan bahwa tingkat kehadiran anggota dalam RAT 2025 menjadi bukti kuat soliditas dan loyalitas anggota terhadap organisasi.
Penutup acara yang sarat kehangatan tersebut menegaskan bahwa kekuatan IKPI Sidoarjo tidak hanya terletak pada profesionalisme dan kompetensi anggotanya, tetapi juga pada kebersamaan, semangat gotong royong, serta rasa memiliki yang terus dijaga.
Dengan modal tersebut, IKPI Sidoarjo optimistis melangkah menuju penguatan organisasi, peningkatan peran strategis di bidang perpajakan, serta ekspansi cabang di masa mendatang demi mendukung sistem perpajakan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan. Red (ark/ynr).