Sidoarjo, Pointernews.net | 10 Maret 2026 — Kabupaten Sidoarjo kini memiliki sebuah organisasi perkumpulan baru bernama RPS (Ruang Publik Sidoarjo) yang hadir sebagai warna baru dalam gerakan sosial masyarakat. Kehadiran komunitas ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah, sekaligus menjadi wadah penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat.
RPS dipimpin oleh Ketua Sujani, S.Sos., yang akrab disapa Abah Sujani, bersama Nanang Haromain sebagai Humas dan penggerak kegiatan organisasi. Dalam berbagai kegiatan yang digelar, RPS juga mendapatkan dukungan moral dari tokoh agama ternama, KH. Hasan Jamil, yang dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Buduran.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah kekuatan serta semangat bagi perjalanan RPS yang saat ini telah hampir satu tahun berdiri. Sejak awal pembentukannya, organisasi ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial.
RPS tidak hanya berfungsi sebagai komunitas sosial, tetapi juga sebagai tempat masyarakat menyampaikan berbagai keluhan yang terjadi di lingkungan sekitar. Hingga saat ini, RPS telah memiliki 465 anggota dalam grup WhatsApp yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Keanggotaan RPS juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk kelompok perempuan serta para janda dari sejumlah wilayah di Sidoarjo yang turut aktif dalam kegiatan organisasi. Hal ini menjadi bukti bahwa RPS berkomitmen membangun gerakan sosial yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
Salah satu program utama RPS adalah membantu menyampaikan laporan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara cepat dan terkoordinasi. Misalnya, jika ditemukan jalan aspal rusak atau fasilitas umum yang membutuhkan perhatian, anggota RPS dapat langsung melaporkan kondisi tersebut agar segera diteruskan kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan penanganan.
Sistem pelaporan masyarakat yang tengah dikembangkan oleh komunitas ini dikenal dengan istilah “Lapor Buas”, sebuah konsep pengaduan publik yang diharapkan mampu mempercepat respon terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Gebyar Bukber dan Peringatan Satu Tahun “Bupati Swasta”
Untuk mempererat kebersamaan antar anggota, RPS menggelar gebyar buka puasa bersama (bukber) yang berlangsung meriah di lantai 2 Pujasera Gajah Mada pada Selasa sore, 10 Maret 2026.
Acara ini juga menjadi momentum penting karena sekaligus memperingati satu tahun keberadaan “Bupati Swasta” atau yang dikenal dengan sebutan BUWAS (Buwas), sebuah konsep kepemimpinan sosial yang diinisiasi oleh Abah Sujani sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (Ormas), LSM, pegiat sosial, hingga rekan-rekan jurnalis di wilayah Sidoarjo. Suasana silaturahmi terasa hangat, penuh semangat kebersamaan dan harapan untuk masa depan daerah yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Abah Sujani menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh anggota yang telah bergabung dalam forum RPS. Ia menegaskan bahwa organisasi ini hadir untuk membantu menyalurkan keluh kesah masyarakat Sidoarjo.
“Melalui forum RPS ini, saya berharap kita semua bisa membantu menyampaikan berbagai aspirasi warga Sidoarjo. RPS sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. Semoga ke depan kita tetap solid, kompak, dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sidoarjo untuk bersama-sama berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“RPS adalah penyambung lidah masyarakat. Mari kita bersama-sama berperan demi Sidoarjo yang lebih maju dan ikut berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat, kehadiran RPS diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara warga dan pemerintah. Komunitas ini juga berkomitmen untuk terus memperluas jaringan anggota serta meningkatkan peran aktif dalam kegiatan sosial, pengawasan pembangunan, dan pelayanan aspirasi masyarakat.
RPS percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Melalui kebersamaan, koordinasi, dan semangat gotong royong, RPS berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo dan kesejahteraan warganya.
Dengan semangat persatuan, solidaritas, dan kepedulian sosial, Ruang Publik Sidoarjo diharapkan terus berkembang menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk bersuara, berkontribusi, dan membangun masa depan Sidoarjo yang lebih baik. Red (ynr).