Sidoarjo, Pointernews.id | 27 Februari 2025 – Pada malam Jum’at Legi, sebuah acara yang penuh berkah dan kekhidmatan digelar di Pendopo Balai Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pukul 19.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat desa, termasuk Kepala Desa Buduran, Bapak M. Arifin, Jajaran Perangkat Desa Buduran, Ketua RT, RW setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, pemuda pemudi, dan warga sekitar, untuk melaksanakan serangkaian kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mendoakan leluhur desa Buduran.
Acara dimulai dengan pembacaan Sholawat oleh para jamaah yang hadir secara bersama-sama yang di pimpin oleh Kyai Tamamum Na’im Mustofa, pembacaan sholawat ini bertujuan untuk memohon keberkahan dan keselamatan dari Allah SWT. Setelah itu, Kyai Tamamum Na’im Mustofa melanjutkan dengan Istighosah, yang diiringi dengan doa-doa Khusus agar Desa Buduran senantiasa dilindungi dan diberkahi oleh Allah SWT.
Suasana semakin khusyuk ketika Ceramah disampaikan oleh Kyai Tamamum Na’im Mustofa. Dalam ceramahnya, Kyai Tamamum mengajak para hadirin untuk bersama-sama melakukan Tawasul Fatikah kepada para leluhur Desa Buduran, serta kepada para hadirin yang memiliki hajat-hajat pribadi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului dan sebagai upaya agar hajat-hajat baik setiap hadirin dapat terkabul oleh Allah SWT.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pembacaan Yasin yang dipimpin oleh Bapak Lukman Hakim, yang dengan penuh khidmat melantunkan surah Yasin untuk mendoakan para leluhur desa dan seluruh hadirin. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Bapak Abdul Rohman, yang memberikan kesan mendalam kepada seluruh peserta yang hadir.
Sebagai simbol rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, tiga tumpeng yang terdiri dari berbagai macam ikan, sayuran, minuman, jajanan pasar, dan buah segar yang disajikan ditengah-tengah acara. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian tumpeng dan nasi kotak yang dipersilakan untuk disumbangkan maksimal dua kotak sebagai bentuk sodaqoh.

Suasana semakin meriah dengan semangat warga yang hadir, yang tak hanya mendukung acara ini dengan doa, tetapi juga dengan semangat kebersamaan. Acara tersebut diakhiri dengan makan tumpeng bersama dan pembagian nasi kotak kepada seluruh warga yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari seluruh warga dan tokoh masyarakat Desa Buduran. Harapan dari kegiatan ini adalah agar pembacaan Yasin, Tahlil, Istighosah, dan doa bersama untuk leluhur desa Buduran dapat dilaksanakan setiap malam Jum’at Legi sebagai bagian dari upaya untuk mempererat hubungan antarwarga serta meningkatkan kualitas ibadah dan ukhuwah Islamiyah.
Sebagai tambahan, acara Megengan Bareng ini juga dimaksudkan untuk semakin mempererat hubungan antara warga Desa Buduran dan sebagai ajang untuk terus meningkatkan ketaqwaan serta memperbanyak amalan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah, memperkuat keimanan, dan menjadi keberkahan bagi Desa Buduran. Kami berharap acara seperti ini bisa terus dilakukan setiap minggu agar warga tetap istiqomah dalam ibadah dan kebersamaan,” ujar salah satu warga yang hadir.
Acara ini diharapkan menjadi contoh dan pengingat bagi seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan ibadah, serta mendoakan kebaikan bagi leluhur dan generasi yang akan datang. Red (Tim).