Banyuwangi, Pointernews.id | 7 April 2025 – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, dengan penuh semangat melepas 200 peserta mudik balik gratis di depan Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Sabtu (05/04/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memfasilitasi para perantau asal Jawa Timur yang berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Karawang untuk mudik dan kembali ke kampung halaman mereka, termasuk Banyuwangi.
Mujiono dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat jalan kepada para peserta mudik balik. “Semoga selamat sampai tujuan, selamat berkarya kembali di tanah rantau, semoga sukses dan selalu diberikan keberkahan. Sampai berjumpa lagi tahun depan,” ujar Mujiono.
Dia juga mengapresiasi antusiasme dan partisipasi seluruh warga Banyuwangi, termasuk para perantau yang terus mendukung pembangunan daerah. “Banyuwangi bisa seperti sekarang bukan hanya karena jasa pemimpinnya, melainkan hasil kerja keras dan gotong royong semua pihak, termasuk Anda semua. Mohon doakan terus Banyuwangi, ayo kita sama-sama membangun daerah ini sesuai kapasitas kita masing-masing,” tambah Mujiono.
Wakil Bupati juga memaparkan berbagai prestasi yang berhasil diraih Banyuwangi berkat program-program inovatif yang telah diluncurkan. Program-program tersebut terbukti memberikan dampak positif bagi warga Banyuwangi, mulai dari beasiswa bagi pelajar kurang mampu, jemput bola pelayanan publik dan kesehatan, hingga program peningkatan ekonomi bagi masyarakat bawah. Semua ini menunjukkan bahwa Banyuwangi terus bergerak maju, semakin sejahtera, dan semakin dikenal luas.
Salah satu peserta mudik balik, Dayat Osing, yang telah 30 tahun merantau di Jakarta, menyampaikan kebanggaannya menjadi orang Banyuwangi. “Di tempat saya sekarang, semuanya sudah mengenal Banyuwangi. Bukan hanya destinasi wisatanya, tapi kuliner hingga lagu Osing pun sudah digandrungi daerah lain,” ungkap Dayat.
Dayat juga menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemkab Banyuwangi terhadap para perantau, melalui ajang diaspora yang digelar setiap tahun saat Lebaran. “Ini merupakan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan bernostalgia dengan aneka sajian khas Banyuwangi yang begitu istimewa,” tambahnya.
Wakil Bupati berharap bahwa semangat dan kerja keras para perantau Banyuwangi akan terus berlanjut untuk mendukung kemajuan daerah ini. “Semoga Banyuwangi semakin maju, terus mendapatkan dukungan, semangat, dan amanah dari seluruh warganya,” tutupnya.
Dengan berakhirnya acara pelepasan tersebut, 200 peserta mudik balik langsung menuju Jakarta dan sejumlah daerah di sekitarnya, membawa harapan baru untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Banyuwangi dan Jawa Timur secara umum. Red (rtm).