Mojokerto, Pointernews.id | 7 Mei 2025 – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 menjadi momentum reflektif bagi Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menegaskan peran penting pendidikan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM). Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra, menekankan bahwa masa depan pendidikan bangsa, khususnya di Bumi Majapahit, berada di tangan para guru.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Barra saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hardiknas 2025 yang diselenggarakan di SMPN 2 Mojosari pada Jumat (2/5) pagi. Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru yang menjadi ujung tombak peningkatan mutu pendidikan.
“Kami menitipkan kepada Bapak dan Ibu guru untuk menjadi garda terdepan dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia di sektor pendidikan, agar anak-anak kita ke depan menjadi generasi yang unggul, generasi yang dapat dibanggakan, dan generasi yang berhikmat untuk agama, nusa, dan bangsa,” ujar Gus Barra.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra juga membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
“Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, dan sebab-sebab lain. Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan,” tegasnya.
Tak hanya itu, dalam sambutan yang dibacakannya, Abdul Mu’ti juga menyampaikan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui Asta Cita keempat, Presiden bertekad membangun SDM yang tangguh dan menjadi agen perubahan demi tercapainya keadilan dan kemakmuran.
“Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru, agar mereka menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban,” ujarnya.
Upacara Hardiknas 2025 di Kabupaten Mojokerto turut dihadiri para tenaga pendidik dari berbagai jenjang, kepala sekolah, dan jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Seluruh peserta tampak khidmat mengikuti jalannya upacara yang dimeriahkan dengan penggunaan pakaian adat dari berbagai daerah Nusantara, menambah nuansa kebhinekaan dalam semangat pendidikan nasional. Red (srh).