Sidoarjo, Pointernews.id | 18 Mei 2025 – Komitmen dan kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., melalui aksi cepat tanggap yang patut diapresiasi. Tanpa menunggu lama, orang nomor satu di Kabupaten Sidoarjo ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 3 Porong pada Sabtu (17/5), setelah mendapat laporan mengenai kerusakan atap salah satu ruang kelas akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata dari kepemimpinan yang tanggap dan peduli. Setelah menerima laporan pada pagi hari, Bupati Subandi langsung turun ke lapangan pada siang harinya untuk meninjau langsung kondisi sekolah. Ia memfokuskan perhatian pada ruang kelas di lantai dua yang mengalami kerusakan cukup parah, dengan atap nyaris roboh yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan guru.
Tanpa menunda, Bupati menginstruksikan langkah konkret. “Saya telah meninjau kerusakan kelas yang berada di lantai dua. Kita akan segera koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Sidoarjo untuk melakukan renovasi atap kelas yang mulai lapuk, mengganti beberapa meja dan kursi kelas yang tidak layak, serta memperbaiki kamar mandi yang tidak berfungsi demi kenyamanan kegiatan belajar mengajar,” ungkap Bupati.
Ia menegaskan bahwa anggaran renovasi akan diambil dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. “Ini bukan wacana. Pemkab Sidoarjo telah melakukan efisiensi anggaran dan hasil efisiensi tersebut akan difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa sektor pendidikan mendapat prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Langkah sigap Bupati Sidoarjo ini disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Sekolah SMPN 3 Porong, Amalia, SS., “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Sidoarjo karena telah membantu sekolah kami dalam melakukan perbaikan gedung kelas yang rusak akibat cuaca ekstrem beberapa hari lalu,” ujarnya haru.
Lebih dari sekadar infrastruktur, kondisi fisik sekolah yang layak sangat berpengaruh terhadap semangat dan keamanan siswa dalam belajar. Perhatian terhadap fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan generasi muda Sidoarjo.
Kehadiran langsung Bupati memberikan pesan kuat bahwa pendidikan tidak bisa menunggu. Gerak cepat, tanggap, dan terukur menjadi kunci dalam membangun sekolah yang bukan hanya berdiri secara fisik tetapi juga tumbuh secara kualitas. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat bukan hanya soal simbol, tetapi juga soal tindakan.
Ketika pemimpin hadir di titik paling krusial dari sektor pendidikan, maka kabar ini tak hanya viral karena gebrakannya, melainkan juga karena menyentuh nurani publik: bahwa semua anak berhak atas ruang belajar yang layak, aman, dan nyaman.
Harapan pun bergema, semoga langkah ini menjadi inspirasi berkelanjutan dalam menata pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Sidoarjo. Red (adm/ynr).