Sidoarjo, Pointernews.id | 19 Mei 2025 – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Tarik kembali menyelenggarakan kegiatan rutin kubroan pada Ahad, 18 Mei 2025, bertempat di Masjid Desa Mergobener, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kader dari Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Tarik serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang turut meramaikan acara penuh semangat tersebut.
Ketua PAC Fatayat NU Tarik, Umatul Mas’udah menjelaskan bahwa kubroan ini biasanya digelar setiap Ahad keempat setiap bulannya. Namun khusus bulan Mei ini, pelaksanaannya dimajukan menjadi Ahad ketiga karena pada Ahad keempat akan ada kegiatan lain di PAC Muslimat NU Tarik.
“Kami berusaha tetap menjaga kekompakan dan istiqomah dalam menyelenggarakan kegiatan rutin ini. Walaupun jadwal berubah, semangat kader tetap luar biasa,” ujar Umatul Mas’udah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membaca sholawat Diba’ bersama, dilanjutkan dengan kajian kitab Mar’atus Sholihah. Umatul Mas’udah, yang juga merupakan Kepala RA Babussalam, menyampaikan rasa syukurnya karena pada pertemuan kali ini, kajian kitab Mar’atus Sholihah berhasil dikhatamkan. Kajian tersebut disampaikan oleh Ning Dewi Iqlimah, pengasuh Asrama Nurul Hidayah, Pondok Pesantren Al-Hidayah Tarik.
“Alhamdulillah, kitab Mar’atus Sholihah telah dikhatamkan oleh Ning Dewi Iqlimah. Selanjutnya akan dibahas oleh Bidang Dakwah, kitab apa yang akan dikaji pada pertemuan rutin berikutnya. Insya Allah akan lanjut ngaji fiqih, dan kami akan segera menentukan agar pengadaan kitab bisa disiapkan dari sekarang,” jelasnya.
Kubroan ini bukan hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar kader Fatayat NU dan IPPNU, tetapi juga sebagai wadah syiar Islam Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah. Melalui kegiatan ini, para kader dibekali ilmu keagamaan yang bisa menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Umatul Mas’udah berharap, dengan adanya kegiatan rutin seperti kubroan ini, Fatayat NU semakin diminati oleh kalangan ibu muda serta remaja putri NU di wilayah Kecamatan Tarik.
“Kami ingin Fatayat NU menjadi organisasi yang kuat, solid, dan dicintai oleh generasi muda NU. Insya Allah, dalam waktu dekat ini kami juga akan mengadakan kegiatan ziarah sebagai bentuk cinta kepada para ulama dan leluhur kami,” pungkasnya penuh semangat.
Harapan besar pun mengiringi khatamnya kitab Mar’atus Sholihah dalam kegiatan kubroan ini: semoga membawa keberkahan, memperkuat ukhuwah, dan menjadi tonggak untuk memperluas syiar Fatayat NU di Sidoarjo, khususnya Kecamatan Tarik. Red (ynr).