Sidoarjo, Pointernews.id | 24 Mei 2025 — Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah berjalan lebih dari tiga bulan di MAN Sidoarjo resmi ditutup pada Jumat, 23 Mei 2025. Acara penutupan berlangsung secara khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh Kepala Madrasah Drs. Abd. Jalil, M.Pd.I., Wakil Kepala Madrasah, serta dosen pembimbing dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Lutfiyah Alindah, M.Hum., M.A.
Program MBKM ini dimulai sejak 3 Februari 2025 dan melibatkan sebanyak 12 mahasiswa dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya. Selama masa pelaksanaan, para mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan nonakademik di lingkungan MAN Sidoarjo. Mereka memberikan kontribusi melalui pendampingan belajar siswa, pembiasaan kegiatan keagamaan, hingga pelatihan keterampilan yang mendukung pengembangan karakter dan kecakapan siswa.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Sidoarjo, Drs. Abd. Jalil, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa peserta program MBKM. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif yang mengajak para mahasiswa untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Apa yang kalian dapatkan selama berada di MAN Sidoarjo bukan hanya sekadar pengalaman belajar, tetapi juga bekal hidup yang semoga bisa bermanfaat di masa depan. Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah memberikan manfaat di manapun kalian berada,” ujar beliau.
Sementara itu, dosen pembimbing lapangan dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Lutfiyah Alindah, M.Hum., M.A., mengungkapkan rasa bangga dan penghargaan atas dedikasi para mahasiswa selama menjalani program MBKM di MAN Sidoarjo.
“Saya bangga atas semangat dan dedikasi para mahasiswa yang melaksanakan MBKM di sini. Saya berharap kolaborasi antara MAN Sidoarjo dengan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya dapat terus terjalin di masa yang akan datang demi peningkatan kualitas pendidikan kedua belah pihak,” tuturnya.
Kegiatan MBKM ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah. Penutupan ini menandai berakhirnya masa praktik lapangan bagi para mahasiswa, namun semangat belajar dan semangat berbagi ilmu yang telah terbangun diharapkan terus tumbuh baik di lingkungan madrasah maupun dalam perjalanan akademik dan profesional para mahasiswa ke depan.
Dengan semangat Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, MAN Sidoarjo membuktikan komitmennya sebagai mitra pendidikan yang siap mendukung transformasi pendidikan di Indonesia. Semoga pengalaman yang diperoleh para mahasiswa selama program MBKM menjadi cahaya inspirasi dan motivasi untuk terus tumbuh, berkarya, dan bermanfaat bagi sesama.
Jika kamu ingin versi ini dalam format PDF, pamflet, atau ingin ditambahkan kutipan langsung dari mahasiswa, saya bisa bantu juga. Red (ynr).