Sidoarjo, Pointernews.id | 15 Juni 2025 — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), memberikan perhatian serius terhadap kondisi Pasar Tradisional Krembung, Sidoarjo. Dalam kunjungannya pada Sabtu (14/06/2025), BHS menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan pasar legendaris tersebut sekaligus menyelesaikan persoalan legalitas lahan yang selama ini belum tuntas.
Kunjungan tersebut didampingi oleh Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo dari Partai Gerindra, Bambang Puji. Kedatangan mereka disambut hangat oleh pengelola dan pedagang pasar, yang menyampaikan berbagai keluhan terkait infrastruktur dan administrasi pasar.
“Pasar Krembung ini adalah pasar legendaris milik Pemkab Sidoarjo. Keberadaannya harus dipertahankan dan sebisa mungkin dikembangkan agar lebih baik lagi. Saya mendorong agar legalitas lahan segera diselesaikan,” tegas BHS dalam sesi wawancara di lokasi.
BHS juga menyampaikan bahwa kondisi atap pasar yang sudah tidak layak harus segera diperbaiki. Ia menambahkan bahwa pengajuan perombakan sudah diajukan oleh Kepala Pasar, dan pihaknya akan turut mengawal agar hal ini mendapat perhatian dari pemangku kebijakan.
Dalam tinjauannya, BHS mengapresiasi sistem sanitasi pasar yang dinilainya cukup baik karena tidak ditemukan adanya genangan air di dalam pasar. Namun, ia menyoroti permasalahan banjir di sekitar lingkungan pasar yang dinilai berasal dari buruknya sistem drainase wilayah.
“Banjir yang sering terjadi di sekitar pasar bukan karena sistem drainase pasar, tetapi akibat limpahan air hujan dari luar. Ini harus menjadi perhatian Pemkab dan Pemprov. Lingkungan sekitar juga harus dibenahi agar pasar tetap bersih dan aman,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, BHS turut memberikan bantuan kepada pengelola pasar berupa pemadam api ringan, perbaikan talang bocor, dan tambahan penerangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.
“Setiap hari, pasar ini melayani lebih dari tiga ribu konsumen. Para pedagang butuh rasa aman, nyaman, dan fasilitas yang memadai. Maka kami bantu dengan dukungan nyata, bukan sekadar janji,” ujar BHS penuh semangat.
Tidak hanya itu, BHS juga menyampaikan informasi penting mengenai peningkatan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan para pedagang untuk pengembangan usaha mereka.
“Pak Prabowo telah menaikkan plafon KUR dari Rp280 triliun menjadi Rp300 triliun, dan suku bunganya diturunkan dari 6% menjadi 3%. Ini peluang besar untuk para pedagang, manfaatkan akses pembiayaan ini untuk memperkuat usaha,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, BHS memberikan penghargaan dan reward berupa sejumlah uang tunai kepada tiga pedagang teladan yang terpilih melalui kategori tertentu.
Koordinator Wilayah Pasar Krembung dari Dinas Perdagangan Sidoarjo, Yusron, menyambut baik dukungan dari Bambang Haryo Soekartono. Ia berharap legalitas tanah dan pembenahan fasilitas pasar bisa segera terealisasi.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pak Bambang Haryo. Harapannya, dengan dukungan ini, legalitas tanah dan berbagai pembenahan bisa segera terlaksana demi kenyamanan pedagang dan konsumen,” ujar Yusron.
Usai kunjungan ke Pasar Krembung, BHS melanjutkan kegiatan reses di Desa Renojoyo, Kecamatan Porong. Di sela kegiatan tersebut, BHS bersama tim juga melakukan aksi sosial berupa fogging sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya kasus demam berdarah yang belakangan merebak di wilayah itu.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyambung aspirasi, tapi juga sebagai solusi nyata di tengah masyarakat. Fogging ini bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga,” ungkapnya.
Dengan semangat pengabdian dan amanah sebagai wakil rakyat, Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan peningkatan kualitas pasar tradisional serta kesejahteraan para pedagang di Kabupaten Sidoarjo.
“Pasar tradisional adalah denyut ekonomi rakyat. Kami akan terus mendukung revitalisasi, legalisasi, dan penguatan daya saingnya,” tutup BHS penuh komitmen. Red (sgn/ynr).