Gresik, Pointernews.id | 24 Juni 2025 – Pemerintah Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) periode 2025–2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kepuhklagen dan dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa, Bambang Pramono, Selasa (24/06/2025).
Musdes dihadiri oleh Camat Wringinanom, Arditra Risdiansah, S.T., jajaran Muspika, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), perwakilan PKK, serta enam kepala dusun dari wilayah desa.
Fokus utama dalam Musdes kali ini adalah penetapan program-program prioritas desa yang akan dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pemerintah Desa Kepuhklagen menegaskan bahwa BUMDes akan memegang peran sentral dalam mendukung program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat desa.
Program strategis yang telah disepakati meliputi pelatihan penanaman bibit unggul, pembangunan sumur bor, pembangunan bet cover dan gorong-gorong di Dusun Sumbergelagah, serta pembangunan rabat beton, tembok penahan tanah (TPT), dan penyediaan fasilitas pemakaman umum. Seluruh program tersebut akan menggunakan Dana Desa (DD) sebagai sumber pembiayaan utama.
Musdes juga menjadi wadah penjaringan aspirasi masyarakat. Sebanyak 74 peserta yang hadir secara aktif menyampaikan usulan dan masukan, terutama terkait peningkatan infrastruktur jalan desa yang menjadi perhatian utama warga.
Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Kepuhklagen menegaskan komitmennya dalam membangun desa secara partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Harapannya, dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pengelolaan yang profesional oleh BUMDes, hasil Musdes ini dapat meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ekonomi desa, serta menyejahterakan masyarakat secara menyeluruh. Red (srh).