Sidoarjo, Pointernews.id | 25 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui program penyaluran bantuan sosial secara langsung (door to door), BAZNAS Sidoarjo menyapa dan menyentuh hati warga dengan hadir di tengah-tengah mereka yang hidup dalam kondisi rentan.
Pada Selasa, 24 Juni 2025, Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, EM Luqman, S.Th.I., didampingi seorang aparatur Kelurahan Pucang, turun langsung menyampaikan bantuan biaya hidup kepada dua warga Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Bantuan tersebut diserahkan dari pintu ke pintu, sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan ril masyarakat, bukan sekadar angka dalam laporan tahunan.
“Kami tidak ingin hanya hadir sebagai institusi formal. Kami hadir sebagai saudara, sebagai tetangga, sebagai sesama manusia yang peduli. Ini adalah bentuk amanah yang kami emban dari para muzaki,” ujar EM Luqman di sela kegiatan.
Salah satu penerima manfaat adalah Pak Widiarto, pria berusia 44 tahun yang mengalami perubahan drastis dalam hidupnya akibat kecelakaan kerja pada tahun 2024. Ia terjatuh dari lift di sebuah pabrik keramik di Kecamatan Buduran dan mengalami kelumpuhan serius. Keadaannya kian memburuk setelah divonis menderita diabetes, yang semakin membatasi aktivitasnya. Kini, ia lebih banyak terbaring di tempat tidur. Dalam suara lirih penuh haru, Pak Widiarto menyampaikan, “Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuan BAZNAS kepada kami.”
Dalam suara lirih dan mata berkaca-kaca, Pak Widiarto mengucapkan, “Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuan BAZNAS kepada kami.” Bantuan ini menjadi harapan baru di tengah kesulitan hidup yang nyaris memutus asa.
Kisah mengharukan lainnya datang dari Ibu Sumarni, nenek berusia 88 tahun yang menjadi satu-satunya pengasuh bagi empat cucunya yang telah kehilangan kedua orang tua. Tinggal di RW 02 Kelurahan Pucang, Ibu Sumarni harus menanggung beban hidup yang berat di tengah kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Akibat keterbatasan itu, cucu-cucunya terpaksa berhenti sekolah dan menghadapi masa depan yang tidak menentu. Bantuan yang diberikan BAZNAS menjadi secercah harapan bagi keluarga ini untuk tetap bertahan dan terus berjuang.
“Kami berharap seluruh penerima manfaat selalu diberikan kerahmatan dan kesabaran dalam menjalani kehidupannya. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen terus hadir memberikan dukungan moral dan materi kepada mereka yang sangat membutuhkan,” tambah EM Luqman.
Penyaluran bantuan sosial secara door to door ini bukan hanya sekadar kegiatan distribusi bantuan. Ini adalah cara BAZNAS Sidoarjo merajut hubungan kemanusiaan dengan tatap muka hangat, empati yang tulus, dan menyampaikan bahwa para penerima manfaat tidak sendiri.
BAZNAS Sidoarjo membuktikan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan ikhtiar sosial yang mampu menguatkan semangat, membuka jalan harapan, dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat yang tertindas oleh keadaan.
#BAZNASSidoarjoPeduli#ZakatTumbuhBermanfaat#DoorToDoorKemanusiaan#SidoarjoBerbagi#SatuLangkahUntukHarapan
Melalui langkah penuh ketulusan ini, BAZNAS Sidoarjo mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan kebaikan melalui kanal-kanal digital dan saluran resmi yang telah disediakan. Karena sekecil apapun bantuan, jika disalurkan dengan niat yang tulus, mampu mengubah hidup dan menjadi penyambung harapan.
Karena setiap bantuan, sekecil apapun itu, memiliki kekuatan besar untuk mengubah hidup seseorang. Mari bersama menjadi penyambung harapan di tengah berbagai tantangan zaman. Red (el/ynr).