Sidoarjo, Pointernews.id | 7 Juli 2025 – Mengawali pekan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo melaksanakan apel pagi rutin yang digelar di halaman kantor pada Senin, 7 Juli 2025. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren (Pontren), Dr. Moh. Sholehuddin, M.Ag.
Dalam arahannya, Dr. Sholehuddin menekankan pentingnya implementasi dan internalisasi Lima Budaya Kerja Kemenag yang menjadi pedoman integritas dan etika profesional seluruh ASN, yaitu: 1. Integritas, 2. Profesionalitas, 3. Inovasi, 4. Tanggung Jawab, 5. Keteladanan.
Beliau secara khusus meminta seluruh ASN untuk menghafalkan dan menghayati nilai-nilai luhur ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mengingat eratnya korelasi antara nilai-nilai tersebut dengan ajaran tasawuf dalam Islam, seperti kejujuran, keikhlasan, amanah, dan pengabdian.
“Lima budaya kerja ini bukan sekadar slogan, tapi nilai-nilai spiritual yang sangat relevan dengan tasawuf. Bila kita amalkan dengan ikhlas, maka pekerjaan akan menjadi ladang ibadah,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tak hanya membakar semangat kerja, Dr. Sholehuddin juga menyampaikan informasi penting dan menggembirakan terkait kesejahteraan para guru madrasah diniyah (madin) di Kabupaten Sidoarjo.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Seksi Pontren Kemenag Sidoarjo tengah menyelesaikan proses pengajuan insentif bagi para guru madin, yang melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, yaitu: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
“Kami terus berupaya, bekerja sama dengan lintas sektor agar proses insentif ini segera rampung. Para guru madin adalah pejuang pendidikan keagamaan di akar rumput. Mereka layak mendapatkan perhatian dan dukungan nyata,” tegasnya.
Apel pagi ini menjadi momen reflektif dan motivasional bagi seluruh ASN Kemenag Sidoarjo. Komitmen terhadap nilai kerja, penguatan akhlak aparatur, serta kepedulian terhadap guru madin menjadi fokus utama.
Para ASN menyambut positif arahan tersebut dan berkomitmen untuk menjaga amanah sebagai pelayan publik yang berintegritas, serta mendukung penuh program-program yang pro terhadap kesejahteraan guru madrasah.
Dengan suasana yang penuh khidmat dan kekeluargaan, apel ditutup dengan doa dan harapan agar: ASN Kemenag Sidoarjo senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan keberkahan dalam mengemban tugas. Lima Budaya Kerja Kemenag dapat diterapkan secara konsisten dalam setiap lini layanan publik.
Pengajuan insentif guru madin segera terealisasi dan menjadi penopang moral serta motivasi guru dalam mendidik generasi penerus yang religius dan berkarakter.
“Mari kita jaga semangat pelayanan ini dengan ikhlas, jujur, dan disiplin. Kita adalah wajah Kemenag di mata masyarakat. Semoga setiap langkah dan kerja kita bernilai ibadah,” pesan penuh makna dari Dr. Sholehuddin menutup apel pagi yang sarat inspirasi. Red (el/ynr).