Sidoarjo, Pointernews.id | 16 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo menggelar serangkaian acara semarak bertema kebangsaan yang melibatkan seluruh siswa dan guru. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (14/08/2025) dengan antusiasme tinggi dan semangat nasionalisme yang membara.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan berbagai perlombaan yang digelar di dua lokasi utama: lapangan depan dan Auditorium MAN Sidoarjo. Lomba-lomba tersebut meliputi estafet air, waterfall, menyusun bola, dan yang paling menarik perhatian di kalangan siswi, lomba ragam masak yang menguji keterampilan kuliner serta kreativitas peserta.
Seluruh kegiatan ini diprakarsai oleh OSIS dan MPK MAN Sidoarjo, sebagai bentuk inisiatif siswa dalam membangun budaya madrasah yang aktif, dinamis, dan berwawasan kebangsaan. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar kelas, perlombaan ini juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai penting seperti ketangkasan, kecepatan, konsentrasi, kekompakan, serta kejujuran sebagai dasar tanggung jawab sosial setiap individu.
Puncak dari seluruh rangkaian acara adalah Pawai Kemerdekaan yang mengusung tema “Mengabdi untuk Negeri, Mengenang Jasa Pahlawan”. Acara pawai dibuka secara resmi oleh Kepala MAN Sidoarjo, Drs. Abdul Jalil, M.Pd.I., melalui prosesi pemotongan pita di gerbang utama madrasah, sebagai simbol dimulainya pawai.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar semangat perjuangan para pahlawan dapat terus hidup di hati para siswa:
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah amanah moral untuk menghidupkan semangat perjuangan dalam bentuk yang relevan dengan generasi saat ini. Semoga siswa-siswi MAN Sidoarjo menjadi generasi yang tangguh, jujur, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujarnya penuh semangat.
Setiap kelas menampilkan kreativitas luar biasa dengan menjadikan tokoh-tokoh pahlawan nasional sebagai maskot. Salah satu penampilan yang menyita perhatian adalah dari kelas XI-9, yang mengangkat tema Kapitan Pattimura, pahlawan dari Maluku yang dikenal dengan nama asli Thomas Matulessy. Kapitan Pattimura merupakan simbol perlawanan rakyat Maluku terhadap penjajah dan diakui sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 087/TK/1973.
Pawai ini menampilkan beragam pahlawan nasional lainnya, dari Cut Nyak Dien, Jenderal Sudirman, hingga Ki Hajar Dewantara, yang semuanya divisualisasikan dengan busana, narasi, dan semangat yang mencerminkan perjuangan mereka. Setiap kelas berhasil memukau seluruh warga madrasah dengan penampilan yang edukatif, inspiratif, dan penuh inovasi.
Partisipasi aktif dari seluruh siswa kelas X hingga XII, bersama para guru dan tenaga kependidikan, menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk nyata dari dukungan terhadap pendidikan karakter berbasis nasionalisme. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum meriah untuk menyambut HUT RI, tetapi juga wahana membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan berjiwa patriotik.
“Merdeka adalah hasil perjuangan, menjaga dan mengisinya adalah tanggung jawab generasi penerus!”
MAN Sidoarjo melalui kegiatan ini kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter, penguatan budaya kebangsaan, serta semangat kolaboratif antar seluruh warga madrasah. Red (el/ynr).