Sidoarjo, Pointernews.id | 17 Agustus 2025 — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, mengajak seluruh remaja putri di Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga kesehatan sejak dini sebagai langkah strategis dalam pencegahan stunting dan mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Ajakan ini disampaikannya saat membuka Workshop Kesehatan Remaja Putri dalam Upaya Menuju Generasi Emas yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (14/8/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesadaran sejak remaja untuk menjaga pola hidup sehat dan memperhatikan asupan gizi.
“Remaja putri adalah calon ibu bagi generasi masa depan. Menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, dan menerapkan pola hidup sehat sejak remaja adalah investasi besar untuk melahirkan generasi emas bebas stunting,” ungkap Hj. Mimik Idayana penuh semangat.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari individu dan dukungan dari lingkungan keluarga, sekolah, serta masyarakat.
“Kalau remaja putri sehat, kelak anak yang dilahirkan juga akan sehat, cerdas, dan berkualitas. Ini tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Menguatkan pernyataan Wakil Bupati, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmi Herawati Yuwantina, menyampaikan bahwa anemia masih menjadi perhatian serius di kalangan remaja putri.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi anemia pada remaja putri di Sidoarjo sempat mencapai 51 persen atau sekitar 12.061 jiwa pada tahun 2023. Namun, melalui berbagai program edukasi dan intervensi gizi, angka tersebut berhasil diturunkan menjadi 26 persen atau sekitar 7.072 jiwa pada tahun 2024.
“Dengan edukasi sejak remaja, kami berharap angka stunting bisa kembali ditekan dan anemia semakin menurun. Remaja putri yang sehat akan berkontribusi langsung pada terwujudnya generasi kuat dan berdaya saing, khususnya dalam menghadapi bonus demografi 2045,” terang Lakhsmi.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan dan dukungan lintas sektor terus menggencarkan sosialisasi dan program intervensi gizi, termasuk penyuluhan di sekolah, pembagian tablet tambah darah, serta pelatihan gaya hidup sehat bagi remaja putri. Hal ini mencerminkan komitmen kuat dalam menciptakan ekosistem kesehatan remaja yang berkelanjutan.
Kegiatan workshop ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan pelajar, guru, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif dan testimoni remaja putri yang telah menjalani perubahan gaya hidup sehat.
Ajakan dan harapan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo sejalan dengan agenda nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Generasi remaja hari ini adalah fondasi utama untuk mewujudkan bangsa yang kuat secara fisik, mental, dan intelektual.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, Kabupaten Sidoarjo optimis dapat terus menurunkan angka stunting dan membentuk generasi penerus yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Remaja putri yang sehat hari ini, adalah ibu dari generasi emas di masa depan. Mari bersama wujudkan Sidoarjo Bebas Stunting! Red (sgn/ynr).