Sidoarjo, Pointernews.net | 14 November 2025 — Sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar, SD Negeri Bulusidokare, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, kini tengah melaksanakan Program Revitalisasi Fisik Sekolah yang meliputi pembangunan toilet dan pembangunan ruang kelas baru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Fisik Tahun Anggaran 2025 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, dengan sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 senilai Rp. 558.295.666,00.

Proyek tersebut mulai dilaksanakan pada 1 September 2025, dengan masa pekerjaan 120 hari kalender, oleh Tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Bulusidokare.
Ruang lingkup pembangunan meliputi:
- Pembangunan toilet sekolah yang bersih, sehat, dan ramah anak sesuai standar sarana sanitasi pendidikan dasar;
- Pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk menambah daya tampung siswa dan mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif;
- Pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis dan petunjuk pelaksanaan revitalisasi fisik sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pelaksanaan proyek ini mengacu pada peraturan dan ketentuan perundang-undangan sebagai berikut:
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah;
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.02/2023 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Anggaran Belanja Pemerintah;
Pedoman Pelaksanaan Program Revitalisasi Fisik Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala Sekolah SD Negeri Bulusidokare, Sri Wiyanti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan sarana pendidikan di sekolahnya:
“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas amanah dan kepercayaannya kepada SDN Bulusidokare. Pembangunan toilet dan ruang kelas baru ini sangat penting untuk mendukung kenyamanan belajar siswa dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah kami,” ujar Sri Wiyanti.
Sri Wiyanti juga menambahkan bahwa progres pekerjaan proyek sudah mencapai lebih dari 50% dan berjalan sesuai dengan jadwal serta spesifikasi yang telah ditetapkan:
“Alhamdulillah, pelaksanaan pembangunan berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan pelaksana dan pengawas agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai dengan mutu dan standar yang diharapkan.”
Sementara itu, pengawas proyek revitalisasi fisik SDN Bulusidokare menyampaikan tanggapan positif terhadap semangat dan kolaborasi antara pihak sekolah dan pelaksana:
“Kerja sama yang baik antara tim P2SP, pihak sekolah, dan masyarakat sekitar menjadi faktor penting kelancaran proyek ini. Kami memastikan pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi dan standar teknis yang ditetapkan Kementerian,” ujar pengawas proyek.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, M.P., M.Pd., juga memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan proyek ini:
“Program revitalisasi fisik SDN Bulusidokare merupakan langkah konkret pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas. Kami berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi, serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Sidoarjo,” tutur Dr. Tirto Adi.
Melalui pelaksanaan proyek ini, diharapkan:
Lingkungan sekolah menjadi lebih sehat, bersih, dan layak bagi kegiatan belajar;
Ruang kelas baru mampu meningkatkan daya tampung serta kualitas pembelajaran;
Terwujudnya sarana pendidikan yang sesuai standar nasional, berdaya guna, dan berkelanjutan;
Mendorong semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan.
Proyek ini juga menjadi amanah besar bagi seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun satuan pendidikan, untuk terus menjaga integritas, akuntabilitas, dan semangat melayani dunia pendidikan dengan sebaik-baiknya.
Dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, serta partisipasi aktif masyarakat, Program Revitalisasi Fisik SD Negeri Bulusidokare diharapkan mampu menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan sarana pendidikan dasar berbasis kolaborasi dan tanggung jawab bersama.
Revitalisasi fisik ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Red (tim).