Sidoarjo, Pointernews.net | 4 Desember 2025 — Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Taman melakukan kegiatan blusukan ke Pasar Sepanjang, Sidoarjo, pada Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta memantau keamanan lingkungan pasar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, turut hadir memimpin kegiatan tersebut. Ia terlihat berkeliling lapak pedagang sambil berdialog langsung dengan para penjual kebutuhan pokok. Dalam interaksinya, Kapolsek menanyakan kondisi stok barang, fluktuasi harga sembako, hingga keluhan yang dirasakan pedagang menjelang akhir tahun.
“Menjelang Nataru, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Kami ingin memastikan pasar tetap stabil, harga tidak melonjak tajam, dan warga bisa berbelanja dengan tenang,” ujar Kapolsek Taman.
Kapolsek menegaskan bahwa pemantauan seperti ini sangat penting dilakukan secara rutin. Dengan turun langsung ke lapangan, pihak kepolisian dapat mendeteksi potensi kenaikan harga maupun hambatan distribusi yang dapat berdampak pada masyarakat.
Polsek Taman disebut akan terus berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan, pengelola pasar, serta unsur masyarakat guna menjaga kestabilan sektor ekonomi—khususnya kebutuhan pokok yang krusial menjelang libur panjang Nataru.
Selain fokus pada harga, Kapolsek Taman juga menekankan pentingnya menjaga keamanan area pasar. Ia mengingatkan pedagang, pengunjung, hingga pengelola pasar agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencopetan, penipuan, dan parkir liar.
“Kami bersama dinas pasar dan masyarakat berkomitmen menciptakan lingkungan pasar yang aman dan tertib. Kolaborasi ini sangat penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau agar lapak tetap rapi, kendaraan terparkir teratur, serta aktivitas jual-beli berjalan sesuai ketentuan agar suasana pasar tetap nyaman.
Kehadiran polisi mendapatkan sambutan positif dari para pedagang. Banyak yang merasa terbantu dengan pengecekan langsung dari aparat, karena dapat memberikan rasa aman sekaligus ruang untuk menyampaikan masukan terkait kondisi pasar. Pedagang berharap kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin, terutama ketika permintaan kebutuhan pokok meningkat.
Kapolsek Taman menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan berbagai langkah preventif dan humanis demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi di wilayah hukumnya.
“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk menghadirkan pasar yang sehat, stabil, dan bermanfaat bagi seluruh warga,” ujar Kapolsek menutup kegiatan.
Untuk memperkuat amanah dan landasan hukum kegiatan kepolisian di pasar tradisional, berikut regulasi yang relevan:
- Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia — Pasal 13: Tugas pokok kepolisian meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dasar utama polisi melakukan pemantauan pasar untuk keamanan dan kenyamanan publik.
- Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan — Mengatur stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok. Pemerintah dan aparat berwenang memastikan tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
- Peraturan Presiden tentang Pengendalian Inflasi Daerah — Mendorong koordinasi lintas sektor, termasuk kepolisian, dalam menjaga harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
- Instruksi Kapolri tentang Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Operasi Lilin) — Mengatur langkah preventif, pengamanan lokasi publik termasuk pasar, serta pengawasan terhadap pergerakan masyarakat selama Nataru.
Kegiatan blusukan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Upaya kolaboratif antara kepolisian, pemerintah, pedagang, dan warga diharapkan mampu menciptakan pasar yang aman, tertib, stabil, serta sehat secara ekonomi.
Dengan semangat kebersamaan dan amanah dalam melayani, seluruh pihak berharap Pasar Sepanjang dan pasar-pasar lain di Kabupaten Sidoarjo dapat menjadi ruang ekonomi yang mendukung kesejahteraan masyarakat jelang Nataru 2026.
Semoga Sidoarjo tetap kondusif, pedagang semakin maju, dan masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman. Red (dny/ynr).