Kediri, Pointernews.net | 17 Juni 2026 – Arus kendaraan menuju kawasan Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan saat pelaksanaan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Paruh 17 Cabang Kabupaten Kediri, Selasa (16/6/2026) sore.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Polres Kediri menerjunkan ratusan personel yang ditempatkan di lokasi acara, jalur pengawalan peserta, hingga sejumlah titik penyekatan pada akses masuk menuju Kecamatan Ngancar. Pengamanan juga diperkuat dengan keterlibatan personel Kodim 0809 Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, serta Pamter PSHT yang turut bersinergi menjaga kelancaran kegiatan.
Selain itu, personel disiagakan di sejumlah titik strategis Ring III, termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Jombang, serta beberapa simpang jalan yang menjadi jalur utama pergerakan peserta menuju lokasi pengesahan.
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. Menurutnya, pola pengamanan berlapis diterapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
“Personel disebar di seluruh titik yang dianggap krusial, mulai dari lokasi kegiatan sampai akses masuk menuju Ngancar. Harapannya kegiatan berjalan lancar dan masyarakat tetap merasa aman saat beraktivitas,” ujar AKBP Bramastyo Priaji.
Kapolres Kediri menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat yang melibatkan ribuan peserta memerlukan koordinasi yang baik antara panitia, peserta, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar agar segala potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Selain melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan intensif pada sejumlah ruas jalan yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas kendaraan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan.
“Yang terpenting aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga,” tegas Kapolres Kediri.
Berkat sinergitas seluruh unsur pengamanan, pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT hingga selesai berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, sementara aktivitas warga di sekitar lokasi maupun pengguna jalan tetap berjalan lancar berkat pengamanan dan pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan.
Pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat ini sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan, antara lain:
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 13 yang mengatur tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan unsur keamanan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.
3. Peraturan Kapolri tentang Manajemen Pengamanan Kegiatan Masyarakat yang mengedepankan langkah preventif, humanis, dan profesional dalam menjaga situasi kamtibmas.
Keberhasilan pengamanan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, Pamter PSHT, panitia pelaksana, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan kedewasaan dan disiplin dalam mengikuti kegiatan.
Masyarakat juga memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan aparat yang mampu menjaga keseimbangan antara pengamanan kegiatan dan kelancaran aktivitas umum, sehingga situasi tetap aman dan kondusif sepanjang pelaksanaan acara.
Momentum pengesahan warga baru PSHT diharapkan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Warga baru yang telah disahkan diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi ajaran budi luhur, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi amanah bersama untuk terus dipelihara. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kabupaten Kediri senantiasa menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.
“Semoga persaudaraan yang terjalin semakin kuat, keamanan dan ketertiban tetap terjaga, serta seluruh warga baru PSHT mampu mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.” Red (suhendro).