Sidoarjo, Pointernews.id | 18 Mei 2025 – Sebanyak lebih dari 600 kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukodono menghadiri kegiatan rutinan Diba’ Kubro yang diselenggarakan di Masjid Jami’ An Nur, Dusun Dungus, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, pada Ahad, (18/05/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah dalam Dakwah” sebagai bentuk penguatan spiritual dan kebersamaan antar kader Fatayat NU se-Kecamatan Sukodono.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukodono, Kepala Desa Sukodono, serta para ketua Badan Otonom (Banom) NU se-Kecamatan Sukodono. Suasana hangat penuh semangat ukhuwah dan kekeluargaan menyelimuti masjid yang menjadi saksi semangat dakwah kader perempuan muda NU ini.
Ketua PAC Fatayat NU Sukodono, Anita Hidayati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah hari ini hadir enam ratus lebih kader Fatayat NU Sukodono. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Sukodono yang hadir, khususnya PRNU Sukodono sebagai tuan rumah kegiatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Desa Sukodono atas dukungan yang diberikan, sehingga kegiatan berjalan lancar dan khidmat.
Lebih lanjut, Anita Hidayati mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi melalui Rapat Kerja (Raker) di tiap ranting.
“Saya mendorong ranting-ranting yang belum melaksanakan Raker untuk segera melakukannya. Raker adalah langkah awal untuk menyusun program kerja yang terarah, terorganisir, dan sesuai dengan arah perjuangan organisasi,” tegasnya.
Anita juga mengingatkan agar setiap program kerja yang dirancang selalu mengacu pada Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi, serta mempertimbangkan kebutuhan anggota dan perkembangan teknologi informasi yang terus berubah cepat.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan perempuan muda, PAC Fatayat NU Sukodono juga mengapresiasi ranting-ranting yang telah menyebarluaskan informasi dari kegiatan Healthy Talk mengenai penyakit menular seksual dan kesehatan reproduksi.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana edukasi dan diseminasi informasi kepada seluruh kader, agar lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan reproduksi dan isu-isu kesehatan lainnya,” tambah Anita.
Kegiatan Diba’ Kubro ini menjadi momentum penguatan nilai-nilai dakwah, kebersamaan, serta pemantapan peran strategis Fatayat NU di tengah masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antar kader dan struktur organisasi Fatayat NU di semua tingkatan, serta mampu menjadi penguat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan solidaritas antar anggota Fatayat NU, sekaligus menjadi motivasi untuk terus bergerak dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Red (ynr).