Sidoarjo, Pointernews.id | 26 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong penguatan literasi dan keterlibatan digital masyarakat. Salah satu upayanya adalah melalui sosialisasi survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) yang digelar pada Kamis (26/06/2025) di Kecamatan Gedangan.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur kepala dusun (kasun), karang taruna, dan ibu-ibu PKK dari berbagai desa se-Kecamatan Gedangan. Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengukuran tingkat kematangan digital yang akan dilakukan secara nasional oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) pada Agustus 2025 mendatang.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sidoarjo, Muhammad Wildan, menjelaskan bahwa berdasarkan data terakhir, nilai IMDI Kabupaten Sidoarjo tahun 2024 sebesar 45,80. Angka ini masih perlu ditingkatkan untuk menyesuaikan dengan arah transformasi digital nasional.
“IMDI merupakan instrumen penting untuk memotret tingkat kematangan digital masyarakat Indonesia, termasuk di tingkat desa. Melalui survei ini, kita bisa menyusun strategi dan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Wildan.
Wildan menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dikumpulkan. Oleh karena itu, Diskominfo menggandeng elemen-elemen strategis desa, seperti kasun, karang taruna, dan PKK.
“Kami berharap pesan penting tentang literasi digital dan partisipasi dalam survei ini bisa tersebar luas. Semakin banyak yang terlibat, semakin akurat potret kondisi digital kita,” imbuhnya.
Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari Camat Gedangan, Inneke Dwi Setiawati, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi era digital.
“Kami mendorong peserta untuk menjadi agen literasi digital di lingkungannya masing-masing. Kita harus siap menghadapi transformasi layanan publik dan ekonomi digital yang semakin masif,” tegasnya.
Menurut Inneke, kegiatan semacam ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membekali masyarakat dengan pemahaman digital yang memadai, agar tidak tertinggal dalam era yang serba terhubung ini.
Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Raymon Tara Wahyudi, juga turut memberikan dukungannya. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat.
“Survei IMDI ini adalah langkah awal untuk menyusun kebijakan digital yang tepat, adil, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Ini tugas kita bersama,” ungkap Raymon.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan teknologi informasi secara cerdas, bijak, dan produktif.
Diskominfo Sidoarjo mengusung semangat “literasi digital sebagai amanah masa depan”, dan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen membangun masyarakat yang tidak hanya melek digital, tetapi juga siap secara etika, keamanan, dan pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin nilai IMDI Sidoarjo meningkat, bukan hanya sebagai angka, tapi sebagai indikator bahwa masyarakat kita benar-benar tumbuh secara digital,” ujar Wildan.
IMDI (Indeks Masyarakat Digital Indonesia): Merupakan indikator yang mengukur tingkat literasi digital masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Survei Nasional IMDI 2025: Akan digelar oleh Komdigi RI pada bulan Agustus 2025.
Target: Meningkatkan IMDI Kabupaten Sidoarjo di atas 50 dalam waktu dekat melalui penguatan literasi dan partisipasi masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Sidoarjo—khususnya di wilayah kecamatan Gedangan—dapat memahami pentingnya peran mereka dalam mendukung kemajuan digital nasional.
“Ini bukan hanya soal survei, tapi tentang bagaimana kita bersama menyongsong masa depan digital Indonesia. Mari bergerak bersama, dari desa untuk Sidoarjo digital,” tutup Wildan. Red (sgn/ynr).