Sidoarjo, Pointernews.id | 11 Juli 2025 — Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, SMP PGRI 1 Buduran menggelar pertemuan orang tua/wali siswa kelas VII sebagai langkah awal menjalin sinergi dan kolaborasi antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan peserta didik.
Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 10 Juli 2025 bertempat di Aula Pandan Wangi SMP PGRI 1 Buduran, dihadiri oleh: Suprapto, S.Pd., M.Pd. (Ketua YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo), Kharis Maftuqin, SE (Ketua Komite SMP PGRI 1 Buduran), Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si., M.Pd., Gr. (Kepala Sekolah), Seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP PGRI 1 Buduran, serta orang tua siswa baru kelas VII.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Indrajayanti Ratnaningsih menegaskan pentingnya membangun komitmen bersama antara sekolah dan keluarga. Salah satu bentuk konkrit dari sinergi ini adalah dengan penandatanganan surat pernyataan dari orang tua siswa sebagai wujud kesepahaman dan dukungan terhadap seluruh program pendidikan dan pembinaan siswa yang diterapkan di sekolah.
“Banyak di antara siswa baru merupakan anak dari alumni SMP PGRI 1 Buduran. Artinya, mereka telah membandingkan layanan pendidikan, dan akhirnya kembali memilih kami sebagai tempat terbaik untuk pendidikan anaknya,” ungkap beliau penuh rasa syukur dan tanggung jawab.
Kepala sekolah bahkan menghadirkan beberapa orang tua siswa alumni untuk berdialog dan memberikan testimoni langsung tentang pengalaman anak-anak mereka selama bersekolah di SMP PGRI 1 Buduran.
Dalam sosialisasi program sekolah, kepala sekolah menekankan bahwa di SMP PGRI 1 Buduran, adab di atas ilmu menjadi pijakan utama pendidikan. Pembiasaan nilai-nilai iman, takwa, dan akhlak mulia ditanamkan terlebih dahulu sebelum kompetensi akademik dan pencapaian prestasi dikejar.
Selain itu, diperkenalkan juga tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang terus dilatih sejak awal: 1. Bangun pagi, 2. Beribadah, 3. Berolahraga, 4. Gema belajar, 5. Makan sehat dan bergizi, 6. Bermasyarakat, 7. Tidur cepat.
Seluruh nilai-nilai ini berpijak pada Tri Pusat Pendidikan: Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat, sebagaimana ditekankan dalam berbagai kebijakan pendidikan nasional.
“Kami mohon kepada orang tua agar berbekal niat, ikhlas, tawakal, ikhtiar, dan percaya terhadap proses pendidikan yang dijalani anak-anaknya di sini,” ujar kepala sekolah penuh semangat dan amanah.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga pemaparan oleh: Hj. Dzurrotun Nafisah, S.Pd. (Kaur Kurikulum), yang menjelaskan struktur dan arah Kurikulum Nasional 2024, termasuk pendekatan Merdeka Belajar.
M. Agus Setiawan, S.Pd. (Pembina OSIS), yang mensosialisasikan agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian integral dari pendidikan karakter dan pengembangan minat-bakat siswa.
Suprapto, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo memberikan apresiasi atas komitmen sekolah dan kekompakan antara guru dan wali murid dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
“Sinergi antara sekolah dan keluarga adalah kunci utama dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berakhlak. Kami sangat mendukung penuh setiap program positif dari SMP PGRI 1 Buduran,” ungkapnya.
Demikian pula, Ketua Komite Sekolah Kharis Maftuqin, SE menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa ditumpukan hanya kepada guru, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.
Melalui kegiatan ini, SMP PGRI 1 Buduran memperkuat komitmen dan menyatukan langkah bersama para orang tua siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, aman, dan menyenangkan. Dengan sinergi yang baik, pendidikan anak-anak akan berjalan tidak hanya dalam konteks akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan akhlak mulia.
“Dengan dukungan semua pihak, kami percaya SMP PGRI 1 Buduran akan terus menjadi tempat pendidikan yang dipercaya, unggul, dan membanggakan,” tutup Kepala Sekolah dengan optimisme. Red (ppn/ynr).