Sidoarjo, Pointernews.id | 19 Agustus 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika) yang berlokasi di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Pawai Kebangsaan yang meriah dan penuh makna. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (18/08/2025) di Lapangan Desa Putat, melibatkan ribuan santri, civitas pesantren, serta masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Pesantren Mahika, KH Abdul Wahid Harun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pawai kebangsaan ini merupakan wujud nyata kecintaan para santri kepada bangsa Indonesia.
“Mari kita tanamkan patriotisme dalam diri karena cinta Tanah Air adalah bagian tak terpisahkan dari keimanan kita. Ini adalah perwujudan dari ajaran hubbul wathan minal iman (cinta Tanah Air adalah bagian dari iman),” tegas beliau dengan penuh semangat.
Pesan tersebut menjadi amanah yang kuat bagi para santri, bahwa nasionalisme dan religiusitas adalah dua nilai yang saling menguatkan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Moh. Labib Khabiburrokhman, menjelaskan bahwa pawai kebangsaan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air dan mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan kebersamaan antar santri, seluruh civitas pesantren, serta masyarakat desa setempat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pawai, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menampilkan kreasi seni dan bakat para santri. Berbagai kostum tematik, yel-yel, dan pertunjukan seni dipersembahkan sebagai refleksi dari nilai-nilai kebangsaan, semangat perjuangan, dan cinta terhadap Indonesia.
Pawai kebangsaan ini diikuti oleh ribuan peserta, yang terdiri dari unsur santri, pengurus pesantren, guru, staf, serta warga sekitar. Wajah-wajah penuh semangat menghiasi setiap barisan, menunjukkan bahwa semangat nasionalisme tidak hanya tumbuh di ruang kelas, tetapi juga tumbuh kuat di lingkungan pesantren.
Wakil Kepala Kesiswaan Madrasah Aliyah Mahika Sidoarjo menyampaikan harapan agar melalui kegiatan ini, para santri semakin memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi, sekaligus membawa nama baik pesantren sebagai lembaga yang progresif.
“Semoga Pesantren Mahika semakin dikenal sebagai lembaga yang aktif, peduli, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada 17 Agustus 2025, Pesantren Mahika juga menggelar Upacara Bendera memperingati HUT ke-80 RI di lokasi yang sama. Dalam momen penuh khidmat tersebut, ribuan santri Mahika menampilkan formasi barisan membentuk tulisan “HUT ke-80 RI”, yang dilengkapi dengan pembentangan bendera Merah Putih raksasa, membangkitkan rasa haru dan bangga dari seluruh peserta dan tamu undangan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren hari ini bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga pilar penting dalam menjaga semangat kebangsaan, nilai-nilai patriotisme, serta kekuatan sosial masyarakat.
Dengan semangat “Hubbul Wathan Minal Iman”, Pesantren Mahika menunjukkan bahwa mencintai Indonesia adalah bagian dari pengamalan iman. Harapannya, generasi santri Mahika akan menjadi generasi tangguh, cerdas, dan siap mengabdi demi agama, bangsa, dan negara.
Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia!
Dari Santri untuk Negeri: Mahika Bersatu, Indonesia Maju. Red (sgn/ynr).