Sidoarjo, Pointernews.net | 18 November 2025 — Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Kabupaten Sidoarjo sukses menggelar Fun Fight Boxing perdana pada Minggu, 16 November 2025. Bertempat di BUMDes Sumber Awong, Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, gelaran tersebut disambut antusias oleh para pecinta olahraga tinju. Total 84 atlet tinju amatir ambil bagian dalam kompetisi ini—jumlah yang melampaui ekspektasi penyelenggara.
Ketua Pengcab Pertina Sidoarjo, H. Choirul Hidayat atau yang akrab disapa Abah Dayat, mengungkapkan bahwa minat masyarakat benar-benar luar biasa. Pendaftaran yang dibuka secara online hanya selama tiga hari langsung dipenuhi peserta dari berbagai daerah.
“Antusiasme yang ikut acara ini sangat tinggi. Tiga hari dibuka pendaftarannya, sudah ada 84 atlet tinju amatir yang ikut,” ujar Abah Dayat.
Para atlet yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Kabupaten Sidoarjo, tetapi juga datang dari Surabaya, Malang, Jember, Gresik, hingga Jombang. Hal ini menunjukkan bahwa Sidoarjo menjadi magnet baru bagi kegiatan pembinaan atlet tinju amatir.

Menurut Abah Dayat, Fun Fight Boxing digelar sebagai langkah nyata untuk menjaring atlet-atlet berbakat sejak dini. Ia menilai bahwa Kabupaten Sidoarjo masih kekurangan atlet tinju amatir, seperti yang terlihat pada gelaran Porprov Jatim di Malang lalu di mana Sidoarjo hanya mampu mengirim 9 atlet tinju.
“Kami yakin arena ini mampu mencetak atlet-atlet tinju Sidoarjo agar tidak sampai kekurangan atlet seperti saat Porprov Jatim kemarin,” tegasnya.
Abah Dayat juga berkomitmen menjadikan Fun Fight Boxing sebagai agenda tahunan Pertina Sidoarjo. Ia menilai konsistensi kegiatan sangat diperlukan untuk menjaga ritme pembinaan atlet, sekaligus menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam menguatkan pembinaan atlet, Abah Dayat yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Sidoarjo berencana menggelar forum komunikasi bersama seluruh klub, sasana, dan camp tinju di Sidoarjo. Rencana ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, karena menjadi wadah penting untuk menyelaraskan visi pembinaan olahraga tinju di daerah.
“Kita akan kumpulkan para anggota klub, sasana, dan camp untuk membentuk sikap dan mendata seluruh atlet yang ada di Sidoarjo demi kemajuan olahraga tinju amatir di Sidoarjo,” tutur Abah Dayat penuh semangat.
Forum ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk menyatukan dukungan, menjalin sinergi, dan menghadirkan semangat yang sama dalam memajukan olahraga tinju sebagai amanah bersama.
Ketua KONI Sidoarjo, Imam Mukri Affandi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai Fun Fight Boxing merupakan sarana strategis dalam menjaring dan mendata potensi atlet tinju amatir di Sidoarjo.
“Kegiatan ini menjadi sarana yang strategis bagi Pertina Sidoarjo untuk mencetak bibit-bibit petinju potensial,” ungkapnya.
Imam Mukri juga melihat tingginya animo masyarakat sebagai pertanda bahwa tinju semakin diminati. Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet menghadapi Porkab dan Porprov Jatim 2027 mendatang.
Selain itu, ia menekankan bahwa Fun Fight Boxing memberi ruang positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri secara terarah dan terukur.
“Di ring tinju, anak-anak muda dapat menunjukkan potensi diri dibandingkan tawuran di luar. Dari olahraga ini, mereka punya peluang meraih prestasi di jalur non-akademik,” jelasnya.
Ketua KONI Sidoarjo juga berharap tinju di Sidoarjo kembali hidup dan semarak, sehingga daerah ini tetap mempertahankan reputasinya sebagai gudang atlet lokal, regional, nasional, hingga internasional.
Kesuksesan gelaran perdana Fun Fight Boxing tidak hanya menunjukkan tingginya minat masyarakat, tetapi juga memperlihatkan kekuatan kolaborasi berbagai pihak: Pertina Sidoarjo sebagai motor penggerak pembinaan atlet. KONI Sidoarjo sebagai pendukung penuh dalam pengembangan olahraga daerah. Sasana dan klub tinju sebagai akar pembinaan atlet. Pemerintah daerah dan masyarakat sebagai pendukung moral dan semangat.
Melalui dukungan dan amanah bersama, olahraga tinju di Sidoarjo diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan prestasi generasi muda.
Fun Fight Boxing Sidoarjo 2025 menjadi tonggak penting kebangkitan olahraga tinju amatir di Kabupaten Sidoarjo. Dengan semangat pembinaan, dukungan penuh dari KONI, serta komitmen kuat dari Abah Dayat untuk merajut komunikasi antar sasana, Sidoarjo siap menatap masa depan sebagai daerah yang melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi di berbagai panggung kejuaraan. Red (sgn/ynr).