Sidoarjo, Pointernews.id | 16 Februari 2025 – Acara tradisi Nyadran dalam rangka ruwah Desa Balongdowo berlangsung dengan meriah pada hari ini, Minggu, 16 Februari 2025. Acara yang diawali dengan pawai perahu menggunakan sound horeg ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memperingati dan menghormati leluhur serta memohon berkah dan keselamatan bagi warga desa. Pawai perahu yang mengalir di sepanjang sungai menuju makam Dewi Sekardadu di kawasan Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, tersebut melibatkan banyak warga desa.
Ribuan warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan Kupang hadir menyambut acara ini dengan penuh semangat. Mereka berkumpul di sepanjang tepi sungai, memberikan dukungan dan semangat, sambil menyaksikan iring-iringan perahu yang dihias dengan indah. Dalam pawai ini, para peserta yang menggunakan perahu menari bersama mengikuti alunan musik yang diputar di atas perahu dengan suara horeg yang menggema di sepanjang sungai.
Pawai perahu dimulai dari Desa Balongdowo, melintasi aliran sungai yang menyejukkan, dan berakhir di makam Dewi Sekardadu, yang terletak di kawasan Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Warga terlihat antusias dan gembira, sambil memberikan sambutan meriah kepada para peserta yang melintas.
Selama berlangsungnya acara, Satpolairud Polresta Sidoarjo, bersama Polsek Candi, turut serta dalam pengamanan dan memastikan kelancaran kegiatan. Mereka juga memberikan himbauan kepada para peserta untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan, serta mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
Salah satu warga, Bapak Andi (37) yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya lokal yang sangat berarti bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi antusiasme dan semangat warga yang turut menjaga tradisi ini.
Warga Desa Balongdowo yang menyaksikan pawai sangat antusias dan memberikan sambutan hangat kepada para peserta yang melakukan nyadran. Mereka berdiri berjajar di tepi aliran sungai, memberikan dukungan dan ucapan semangat kepada seluruh peserta yang melewati mereka. Keakraban dan kekompakan warga desa terasa sangat kental pada acara kali ini.
Tradisi Nyadran yang dilakukan setiap tahun ini merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Desa Balongdowo. Warga berharap, melalui pelaksanaan tradisi ini, akan semakin mempererat tali persaudaraan antarwarga serta membawa berkah untuk kemakmuran desa. Harapan juga muncul agar tradisi ini tetap dapat dilestarikan oleh generasi mendatang.
“Acara ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Dengan dukungan penuh dari warga, serta pengamanan yang ketat dari pihak berwenang, pelaksanaan tradisi Nyadran kali ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keceriaan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengikat kebersamaan dan menjaga budaya lokal Desa Balongdowo agar tetap hidup dan berkembang. Red (Hadi).