Sidoarjo, Pointernews.id | 26 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DP2CKTR) bakal meluncurkan produk inovasi digital terbaru bertitel “BANG JACK”. Aplikasi ini diumumkan langsung oleh Kepala DP2CKTR Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan, dalam sebuah acara presentasi materi proposal di hadapan Sekretaris Daerah Sidoarjo, Fenny Apridawati, serta empat evaluator yang terdiri dari Prof. Seger Handoyo dari Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Hera Widyastuti, Dr. Eng, Ratri Savitri, dan Dr. I Dewa Made Frendika Septanaya dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Acara ini bertajuk “Akselerasi Penanganan Masalah Prioritas Untuk Menunjang Visi-Misi Kepala Daerah” dan dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan aplikasi yang diharapkan dapat mempercepat proses perizinan pembangunan gedung, khususnya dalam hal Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (PBG). Melalui aplikasi BANG JACK, kini proses yang sebelumnya memakan waktu hingga 28 hari, dapat dipercepat menjadi hanya 13 hari setelah diajukan melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) yang terhubung dengan aplikasi ini.
Acara peluncuran aplikasi BANG JACK ini dilaksanakan di Pendopo Delta Wibawa, Jl. Cokronegoro, Gajah Timur, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, pada hari Senin, (24/03/2025). Para peserta terdiri dari pejabat pemerintah daerah, evaluator akademik, serta sejumlah pihak terkait di sektor pembangunan dan perizinan.
Dalam kesempatan ini, M. Bachruni Aryawan mengungkapkan bahwa aplikasi BANG JACK juga memungkinkan komunikasi antara pihak pengajuan dan DP2CKTR melalui IT sebelum proses dimulai di SIMBG, yang memberikan kemudahan serta efisiensi waktu. Dengan adanya sistem digital ini, diharapkan proses perizinan dapat lebih cepat dan transparan.
Kepala DP2CKTR Sidoarjo juga menekankan harapannya untuk menghidupkan kembali bidang pengawasan bangunan atau WASBANG yang telah dibubarkan tiga tahun lalu. Keberadaan WASBANG diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi kontrol, serta melakukan pengawasan terhadap pendirian bangunan komersial yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Bachruni juga menjelaskan bahwa aplikasi BANG JACK dapat mengatasi enam isu strategis terkait pembangunan dan tata ruang di Sidoarjo, yang meliputi: 1. Pencapaian target penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) yang terintegrasi dengan sistem perizinan online (OSS), 2. Pencapaian target sektor air minum dan sanitasi untuk meningkatkan akses terhadap air bersih, 3. Pengurangan kawasan kumuh dan rumah tidak sehat sebagai bagian dari program peningkatan kualitas hidup masyarakat, 4. Peningkatan sarana dan prasarana perumahan, guna memastikan fasilitas yang memadai bagi masyarakat, 5. Peningkatan fungsi kontrol terhadap penggunaan tanah melalui izin mendirikan bangunan (IMB), 6. Pengurangan genangan banjir di kawasan perumahan dan permukiman untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Menanggapi pertanyaan Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, mengenai sejumlah perumahan yang pengembangnya kabur dan belum menyerahkan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) kepada pemerintah daerah, Bachruni menyampaikan bahwa DP2CKTR berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ia berupaya untuk memastikan segala permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan dukungan serta amanah yang telah diberikan.
Dalam acara ini, juga diharapkan agar aplikasi BANG JACK dan sistem yang lebih terintegrasi dapat menjadi solusi untuk mempercepat layanan perizinan di Sidoarjo, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam sektor pembangunan.
Dengan diluncurkannya aplikasi BANG JACK, DP2CKTR berharap bahwa sektor pembangunan dan perizinan di Sidoarjo dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang ada. Kepala DP2CKTR mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan teratur, serta mendukung program pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Acara ini juga menjadi langkah awal dari serangkaian inisiatif digital yang akan mempercepat berbagai proses administratif di Kabupaten Sidoarjo. Red (adm/ynr).