Kediri, Pointernews.id | 23 April 2025 – Dalam menghadapi musim hujan dan potensi banjir yang menyertainya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri terus mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi genangan air di sejumlah titik rawan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, menyampaikan bahwa sistem drainase yang belum sepenuhnya optimal menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan, terutama di wilayah seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pattimura, dan Jalan Kilisuci. Tingginya curah hujan serta penyumbatan drainase oleh sampah dan endapan juga memperburuk situasi.
“Penutup drainase permanen di pemukiman warga turut menyulitkan petugas saat hendak melakukan pembersihan,
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas PUPR telah membentuk dua tim pengawas yang terdiri dari 21 personel. Tim ini bertugas melakukan pengecekan dan pemeliharaan rutin terhadap saluran air di seluruh kecamatan setiap pagi, termasuk memeriksa fasilitas pendukung seperti inlet dan penutup besi.
Tak hanya itu, Dinas PUPR juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menutup drainase secara permanen dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, bekerja sama dengan perangkat kelurahan setempat.
Sebagai langkah jangka panjang, kajian teknis juga sedang dilakukan untuk merancang sudetan air yang berfungsi mempercepat aliran saat hujan lebat. Dalam proses ini, Dinas PUPR bekerja sama dengan tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya guna merancang solusi teknis yang tepat.
“Kami harap masyarakat juga bisa ikut serta dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air,” imbau Made.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan Kota Kediri dalam menghadapi musim hujan dan meminimalisasi dampak banjir yang kerap terjadi. Red (srh).