Sidoarjo, Pointernews.id | 12 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya sebagai cahaya zakat yang terus menerangi kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan penyaluran bantuan langsung kepada para penerima manfaat, BAZNAS Sidoarjo tidak hanya hadir sebagai lembaga penyalur dana zakat, tetapi juga sebagai mitra sosial strategis dalam upaya mengentaskan kesulitan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat keikhlasan, profesionalisme, dan ketepatan sasaran, BAZNAS Sidoarjo melaksanakan misi mulianya untuk menjadi pelita harapan bagi mereka yang membutuhkan. Kegiatan filantropi yang dilakukan hari ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menjadi solusi konkrit dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Tim distribusi BAZNAS Sidoarjo melakukan penyaluran bantuan biaya hidup kepada beberapa warga yang berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Di Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan, bantuan diberikan kepada Supriyono, seorang pria yang tengah berjuang melawan penyakit stroke. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarganya yang telah lama menghadapi kesulitan ekonomi akibat keterbatasan aktivitas Supriyono.
Di tempat yang berbeda, bantuan juga disalurkan kepada Dewi Minatun, seorang ibu lanjut usia, serta Ibu Rumiyati, nenek berusia 90 tahun yang hanya mampu beraktivitas dari tempat tidur. Kepedulian ini merupakan wujud nyata dari misi kemanusiaan BAZNAS, yang senantiasa hadir menyentuh langsung kehidupan mereka yang paling membutuhkan uluran tangan.
Tak hanya menyentuh kehidupan individu, BAZNAS Sidoarjo juga menyalurkan bantuan di sektor pendidikan sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Di SDN Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, bantuan biaya pendidikan diberikan kepada para siswa agar mereka tetap dapat menuntut ilmu tanpa terbebani kendala ekonomi.
Kepedulian serupa juga terlihat di RA NU Desa Sentul, Tanggulangin, di mana bantuan disampaikan kepada siswa, termasuk Ananda Auliaizzatun Nisa—seorang pelajar yang tetap gigih bersekolah meski menghadapi tantangan hidup. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita.
Sebagai bagian dari penguatan struktur sosial dan spiritual masyarakat, BAZNAS Sidoarjo juga memberikan bantuan kepada institusi keagamaan. Bantuan disalurkan ke Masjid Arjus Salamah (Perumtas 2, Desa Kalisampurno), Masjid Al Irsyad Al Amanah (Desa Candi), dan Musholla Arrohmah (Dusun Sungon Lor, Desa Suko).
Lembaga-lembaga ini bukan hanya menjadi pusat ibadah, namun juga tempat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan aktivitas sosial lainnya. Dukungan BAZNAS terhadap institusi-institusi ini memperkokoh fondasi spiritual masyarakat dan memperkuat peran rumah ibadah sebagai motor penggerak solidaritas sosial.
M. Faiz, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menegaskan pentingnya pendekatan langsung dalam penyaluran bantuan.
“Dengan bertemu langsung penerima manfaat, kami dapat melakukan validasi dan verifikasi secara menyeluruh sesuai standar operasional kelembagaan. Ini penting agar bantuan benar-benar tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pendekatan langsung ini juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang profesional dan amanah.
Kegiatan ini semakin menegaskan bahwa zakat bukan hanya bantuan materi, tetapi juga simbol harapan, kekuatan sosial, dan semangat kebersamaan. Melalui program-program yang terstruktur dan berkelanjutan, BAZNAS Sidoarjo membuktikan bahwa pengelolaan zakat yang bertanggung jawab dapat menjadi instrumen efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Sidoarjo terus menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung gerakan zakat sebagai sumber kebaikan yang berkelanjutan. Dengan terus menghadirkan cahaya zakat dalam kehidupan masyarakat, BAZNAS menjadi lentera harapan yang tak pernah padam di tengah zaman yang terus berubah. Red (adm/ynr).