Sidoarjo, Pointernews.id | 5 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang transportasi dan pendidikan. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran layanan transportasi bus gratis untuk anak-anak sekolah, yang dijadwalkan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2026.
Rencana ini dibahas secara serius dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jumat (4/7/2025). Forum tersebut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Moh. Bahrul Amig, S.Sos., MM.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara, SH., MM., mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang membahas secara rinci terkait rute layanan serta skema operasional program bus sekolah gratis ini.
“Kami sedang membahas rute yang akan dilalui untuk antar jemput anak sekolah secara gratis. Rencananya, layanan ini akan mulai beroperasi pada awal tahun depan,” ujar Benny.
Program ini akan memanfaatkan lima unit bus ukuran sedang berkapasitas 25 hingga 30 penumpang. Bus akan dioperasikan dengan sistem antar jemput yang disesuaikan dengan jam masuk dan pulang sekolah, memberikan kenyamanan dan kepastian waktu kepada para pelajar dan orang tua.
Adapun rute awal yang direncanakan mencakup wilayah Buduran-Kota, Candi, dan Porong, serta dari Wonoayu menuju area kota seperti SMAN 4 Sidoarjo, yang dikenal memiliki jumlah pelajar cukup tinggi dan lokasi strategis.
“Pemilihan sekolah dilakukan berdasarkan lokasi strategis, jumlah pelajar, dan keterjangkauan layanan. Saat ini kami targetkan melayani sekitar 29 sekolah dari total 124 SMP hingga SMA/SMK yang ada di Sidoarjo,” tambah Benny.
Untuk mendukung kelancaran operasional program ini, Dinas Perhubungan telah mengusulkan anggaran sekitar Rp4 miliar yang diharapkan dapat segera disetujui. Selain itu, fasilitas halte khusus di sekolah-sekolah yang dilalui rute bus juga akan disiapkan demi kenyamanan dan keamanan para pelajar.
“Kami juga siapkan halte di setiap sekolah yang akan dilewati bus gratis ini, agar lebih tertib dan aman bagi anak-anak,” jelasnya.
Program bus sekolah gratis ini bukan sekadar solusi transportasi, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun budaya menggunakan transportasi publik di kalangan generasi muda Sidoarjo. Benny menekankan bahwa jika para pelajar terbiasa menggunakan transportasi umum sejak dini, maka ke depan kebiasaan ini dapat terus terbawa dan memperkuat sistem mobilitas kota.
“Kalau siswa sudah mulai suka naik transportasi publik, ke depan ini bisa mencakup seluruh siswa di wilayah Sidoarjo. Kita laksanakan program ini secara bertahap untuk menjangkau seluruh kota delta,” ujarnya penuh semangat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dr. Moh. Bahrul Amig, yang turut hadir dalam rakor menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyebut bahwa layanan transportasi pelajar yang layak dan ramah lingkungan adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap generasi masa depan.
“Ini bukan hanya soal transportasi, tapi soal keberpihakan kita pada anak-anak, pada masa depan daerah ini. Ini bentuk nyata amanah yang sedang kita jalankan,” kata Bahrul Amig.
Rencana ini juga diapresiasi oleh berbagai OPD yang hadir, sebagai bukti bahwa sinergi lintas sektor diperlukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan pelaksanaan yang terencana dan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintahan, layanan bus sekolah gratis ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil pelajar dan orang tua dalam hal akses transportasi yang aman, terjangkau, dan bermartabat.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang kesulitan bersekolah hanya karena faktor transportasi. RPJMD 2025–2029 pun akan menjadi payung strategis yang mengintegrasikan kebijakan ini sebagai bagian dari komitmen besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Bus gratis bukan sekadar kendaraan, tapi simbol perhatian pemerintah pada masa depan anak-anak Sidoarjo. Mari kawal dan dukung bersama, demi anak-anak yang berangkat sekolah dengan aman, nyaman, dan penuh semangat. Red (sgn/ynr).