Kediri, Pointernews.id | 22 Juli 2025 – Turnamen bola voli antar pelajar SMA/SMK se-Kediri Raya bertajuk “Wali Kota Cup 2025” telah memasuki babak final yang paling dinanti-nantikan. Laga penentu ini mempertemukan dua tim terbaik dari masing-masing kategori, dengan tim putra SMA Negeri 7 Kota Kediri menghadapi SMA Negeri 1 Plosoklaten, dan tim putri mempertemukan SMA Negeri 1 Pare melawan SMA Negeri 7 Kota Kediri.
Final ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kediri, Adi Prayitno. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan semangat fair play selama pertandingan berlangsung.
“Saya harap semua pemain dapat menunjukkan sikap sportif dan bermain dengan semangat yang tinggi. Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga bagaimana kita belajar menghargai proses dan kerja tim,” ujar Adi saat membuka acara, Sabtu 19 juli 2025
Di hadapan ratusan pelajar dan tamu undangan, Adi juga menyinggung pentingnya mendapatkan informasi yang akurat terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Ia mengimbau para orang tua siswa agar berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Para wali murid diharapkan untuk mencari informasi yang benar, baik dari sekolah maupun dari Cabdin, dan tidak bertanya kepada sumber yang tidak jelas, agar tidak ada kerugian finansial,” tambahnya.
Adi Prayitno juga mengumumkan bahwa turnamen serupa akan kembali digelar pada tahun 2026 mendatang sebagai bentuk komitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga dan prestasi pelajar di wilayah Kediri Raya.
Turnamen ini diselenggarakan oleh Paguyuban Saroja (Sahabat Boro Jarakan), dengan pusat kegiatan bertempat di wilayah Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Final ini turut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah SMA dan SMK se-Kediri Raya, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri. Kehadiran para tokoh pendidikan dan pemerintahan tersebut menambah semarak dan nilai penting dari turnamen tahunan ini.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan final masih berlangsung sengit. Atmosfer lapangan terasa begitu panas dengan semangat juang para pemain dan sorak sorai para pendukung yang memenuhi tribun penonton. Red (srh).