Mojokerto, Pointernews.net | 21 November 2025 — Aliansi Honorer Non Database BKN R4 Kabupaten Mojokerto menunjukkan soliditas, kepedulian sosial, dan komitmen moralnya melalui gelaran Sholawat An-Nabawy Mojokerto, santunan anak yatim, serta tasyakuran organisasi pada Kamis malam (20/11/2025).
Kegiatan ini menegaskan bahwa R4 Mojokerto tidak hanya fokus pada perjuangan regulasi dan penguatan status kepegawaian, tetapi juga memiliki tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan yang tinggi.
Acara berlangsung khidmat dihadiri ratusan anggota R4 Mojokerto serta masyarakat. Hadir pula Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barra), yang memberikan apresiasi langsung kepada keluarga besar R4.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Aliansi R4 yang dinilai mampu menjaga kekompakan dan etika perjuangan di tengah dinamika status kepegawaian di Indonesia.
“Saya bangga karena Aliansi R4 Mojokerto tetap kompak, saling menguatkan, dan malam ini menunjukkan kepedulian dengan berbagi kepada anak yatim. Ini membuktikan bahwa perjuangan panjenengan bukan hanya soal hak, tetapi juga soal akhlak dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Mojokerto.
Gus Barra menegaskan bahwa R4 Mojokerto dapat menjadi contoh bagi daerah lain, bukan hanya dalam perjuangan honorer, tetapi juga dalam soliditas organisasi, budaya kerja, dan konsistensi menjaga etika sosial.
Bupati Mojokerto menekankan bahwa seluruh anggota R4 harus terus memegang empat nilai utama dalam perjuangannya:
- Profesionalisme – kemampuan, etika, dan mutu kerja.
- Disiplin – cerminan karakter dan komitmen.
- Tanggung jawab – dedikasi terhadap pelayanan publik.
- Ketekunan – energi utama untuk meraih keberhasilan. “Keempat nilai ini adalah penopang utama perjuangan R4. Profesionalisme itu menyangkut kemampuan dan etika. Disiplin adalah wajah karakter kita. Tanggung jawab menyangkut pelayanan kepada masyarakat, dan ketekunan adalah energi menuju keberhasilan,” ujar Gus Barra.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperjuangkan tenaga honorer yang bekerja dengan penuh dedikasi.
“Kami ingin setiap tenaga honorer yang bekerja dengan disiplin, tekun, dan penuh tanggung jawab mendapatkan ruang yang layak. Dan saya berharap R4 Kabupaten Mojokerto menjadi teladan dalam etika dan perilaku kerja,” tambahnya.
Kegiatan yang digagas sepenuhnya oleh Aliansi R4 Mojokerto ini diisi dengan: Pembacaan Sholawat An-Nabawy, Doa bersama, Tasyakuran organisasi, Penyerahan santunan anak yatim.
Suasana acara semakin khusyuk dengan kehadiran: Gus Ali Murdani, Khodimul Majlis, Gus Hamzah Fansyuri, Brandal Qori’, Kang Moh. Abdul Rohman Hafifudin. Iringan grup hadroh An Nabawi yang menambah syahdunya lantunan sholawat.
Masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan penuh. Acara ini membuktikan bahwa R4 Mojokerto tidak hanya menjadi wadah perjuangan, tetapi juga ruang berkumpul yang menumbuhkan akhlak, kekeluargaan, dan misi sosial.
Perjuangan tenaga honorer nasional, termasuk anggota R4, berlandaskan sejumlah regulasi penting:
- Undang-Undang Republik Indonesia — UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN): Mengatur sistem kepegawaian nasional, mekanisme pengangkatan, dan status ASN maupun non-ASN. UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN terbaru): Memperkuat agenda penyelesaian tenaga honorer secara nasional.
- Peraturan Pemerintah — PP No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PP No. 11 Tahun 2017 (beserta perubahannya) tentang Manajemen ASN.
- Kebijakan Nasional Penyelesaian Tenaga Non-ASN — Surat Edaran MenPAN-RB terkait pendataan honorer Non-ASN. Mekanisme pendataan non-database BKN yang menjadi dasar perjuangan organisasi seperti R4.
- Prinsip Layanan Publik — UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menegaskan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas seluruh tenaga pendukung pelayanan pemerintahan.
Regulasi-regulasi tersebut menjadi payung hukum perjuangan R4 dalam mendorong kejelasan status, kesejahteraan, serta masa depan honorer di Kabupaten Mojokerto.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Aliansi Honorer Non Database BKN R4 Mojokerto semakin menegaskan posisinya sebagai organisasi yang tidak hanya memperjuangkan hak kepegawaian, tetapi juga: Menebarkan misi kemanusiaan, Menjaga akhlak dan etika sosial, Memperkuat kekeluargaan, Menjadi bagian dari pembangunan moral masyarakat, Menjaga solidaritas internal yang kuat.
Kegiatan sholawat, santunan, dan tasyakuran ini menjadi simbol bahwa perjuangan R4 tidak hanya administratif, tetapi juga spiritual, sosial, dan kemanusiaan.
Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan semangat seluruh anggota R4 Mojokerto agar terus berjuang dengan kebersamaan, menjaga etika, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Red (srh).