Sidoarjo, Pointernews.net | 18 Desember 2025 — Sebagai upaya nyata dalam pemberdayaan kader muda di era digital, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menggelar Pelatihan Media Sosial dan Digitalisasi di Hotel Luminor, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu malam (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis PKB Sidoarjo dalam memperkuat kapasitas kader agar adaptif, cakap, dan berdaya saing di tengah pesatnya transformasi teknologi digital.
Pelatihan dibuka secara langsung oleh Ketua DPC PKB Sidoarjo yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, S.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguasaan komunikasi digital bagi kader muda PKB agar mampu menyampaikan pesan-pesan politik yang menyejukkan, solutif, dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat.
“Kader muda PKB harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Media sosial bukan sekadar sarana eksistensi, tetapi harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif untuk kemaslahatan masyarakat,” tegas H. Abdillah Nasih.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yakni Irfansi Yudotomo, branding expert sekaligus trainer digital marketing, serta Haris Febriansyah Rizani dari Media Center DPW PKB Jawa Timur. Keduanya memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi komunikasi digital, pengelolaan media sosial, hingga praktik pembuatan konten yang efektif dan beretika.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo KH Atho’ilah, jajaran fungsionaris partai, Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori, beserta seluruh anggota fraksi. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan moral dan amanah bagi kader muda agar terus berkembang dan berkontribusi aktif bagi partai serta masyarakat.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai elemen badan otonom dan struktur PKB, di antaranya perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Sidoarjo, Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, Gerakan Mahasiswa Kebangkitan Bangsa (Gemasaba), Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (GPKB), hingga Panji Bangsa Sidoarjo. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, menandakan semangat besar kader muda dalam menghadapi tantangan era digital.
Dalam pemaparannya, H. Abdillah Nasih menjelaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada strategi membangun citra diri dan citra positif partai melalui media sosial dan digitalisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus diarahkan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, bukan sebaliknya.
“Kehadiran PKB di ruang digital harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ini bagian dari modernisasi partai politik di era digital dan kecerdasan buatan (AI). PKB terus mempersiapkan kader yang mampu menyuarakan masa depan politik Indonesia melalui strategi digital yang cerdas serta membangun koneksi yang autentik dengan konstituen,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Haris Febriansyah Rizani menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyebarkan informasi positif dan membangun persahabatan di ruang digital. Ia mendorong peserta agar tidak hanya menjadi pengguna pasif media sosial, tetapi juga kreator konten yang membawa nilai edukatif dan persatuan.
“Pelatihan ini menjadi modal awal agar teman-teman tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menciptakan konten yang informatif, mendidik, dan membangun,” tegas Haris.
Materi pelatihan mencakup berbagai topik penting, mulai dari tren dan dinamika media sosial dalam politik kontemporer, karakteristik masing-masing platform digital, tantangan politik digital, strategi pengelolaan media sosial partai, etika dan literasi digital, manajemen risiko media sosial, hingga peran kader dalam membangun ekosistem media sosial PKB. Kegiatan juga dilengkapi dengan studi kasus serta simulasi praktik pembuatan konten.
Melalui pelatihan ini, DPC PKB Sidoarjo berharap kader muda semakin percaya diri, berintegritas, dan amanah dalam menjalankan peran politiknya, baik di dunia nyata maupun ruang digital. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen PKB untuk terus mendekatkan diri dengan generasi muda serta menyiapkan kader yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital demi Indonesia yang lebih baik. Red (dny/ynr).