Sidoarjo, Pointernews.net | 14 Juni 2026 – DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo bersama Think Indonesia School menggelar Wisuda Peserta Program Beasiswa Pendidikan Kesetaraan Angkatan Pertama pada Sabtu (13/6/2026). Program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya warga yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal, sekaligus sebagai upaya menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan wisuda berlangsung penuh khidmat dan kebanggaan. Para peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan mendapatkan apresiasi atas semangat dan perjuangan mereka dalam menuntaskan pendidikan yang sempat tertunda. Program angkatan pertama ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, Adam Rusydi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa program tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih tingginya angka putus sekolah yang terjadi di tengah masyarakat.
Menurutnya, pendidikan merupakan modal utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka peluang kerja yang lebih baik, serta memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami melihat angka putus sekolah masih cukup besar. Karena itu pendidikan kesetaraan menjadi sangat penting agar masyarakat memiliki tambahan jenjang pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM,” ujar Adam Rusydi.
Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur tersebut menegaskan bahwa dukungan Golkar Sidoarjo terhadap dunia pendidikan tidak berhenti pada penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan saja. Para peserta juga akan mendapatkan informasi, pendampingan, serta akses terhadap berbagai program bantuan pendidikan pemerintah, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Selain itu, DPD Partai Golkar Sidoarjo secara konsisten bekerja sama dengan berbagai organisasi dan komunitas di tingkat kecamatan untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kesiapan masyarakat memasuki dunia kerja.
“Kami berharap masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi, dapat terbantu melalui akses beasiswa maupun program pemerintah lainnya. Pelatihan keterampilan juga terus kami lakukan bersama berbagai organisasi di kecamatan agar mereka memiliki bekal yang lebih baik saat menghadapi dunia kerja saat ini,” ungkapnya.
Adam Rusydi menambahkan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Kesetaraan akan terus dibuka tanpa pembatasan kuota selama kebutuhan masyarakat Sidoarjo masih ada. Menurutnya, pendidikan adalah hak setiap warga negara yang harus diperjuangkan bersama demi menciptakan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.
“Setelah meluluskan angkatan pertama, Golkar Sidoarjo akan melanjutkan program pendidikan kesetaraan mulai Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas. Harapan kami pada angkatan berikutnya semakin banyak yang mengikuti program ini, agar semakin banyak warga Sidoarjo memperoleh kesempatan pendidikan yang layak dan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan,” tegasnya.
Salah satu penerima manfaat program, Agung Aditya, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan kesetaraan melalui program beasiswa yang diberikan DPD Partai Golkar Sidoarjo.
Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan berharga untuk kembali melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita yang sempat tertunda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPD Partai Golkar yang telah memberikan beasiswa ini. Program ini sangat membantu saya untuk kembali melanjutkan pendidikan dan mengejar impian masuk universitas,” tuturnya.
Program Pendidikan Kesetaraan yang dijalankan sejalan dengan amanat berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia, antara lain:
– Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.
– Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
– Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang mengatur pendidikan nonformal termasuk pendidikan kesetaraan sebagai jalur pendidikan yang sah.
– Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pendidikan Kesetaraan, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan setara SD, SMP, dan SMA melalui jalur nonformal.
Melalui landasan hukum tersebut, pendidikan kesetaraan menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Wisuda angkatan pertama ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi simbol amanah dan komitmen bersama untuk membangun masa depan masyarakat yang lebih baik melalui pendidikan. Program ini menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi maupun kondisi sosial bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
DPD Partai Golkar Sidoarjo berharap para lulusan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus menempuh pendidikan, meningkatkan keterampilan, serta berkontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Ke depan, Program Beasiswa Pendidikan Kesetaraan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga Sidoarjo yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Dengan semakin luasnya akses pendidikan, angka putus sekolah dapat ditekan, kualitas sumber daya manusia meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.
Semangat para peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan menjadi bukti bahwa pendidikan adalah jalan perubahan. Melalui kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan pemerintah, cita-cita menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh warga Sidoarjo dapat terus diwujudkan.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Setiap kesempatan belajar yang diberikan hari ini akan menjadi harapan baru bagi kemajuan masyarakat Sidoarjo di masa mendatang.”Red (bbm/ynr).