Mojokerto, Pointernews.net | 21 Desember 2025 — Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat menghadiri kegiatan doa bersama akhir tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Sekilas Media, sekaligus memperingati Hari Jadi Sekilas Media ke-9 tahun. Acara tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Perumahan Graha Sambiroto Indah No. B-27, Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Hadir dalam kegiatan tersebut pejabat Pemerintah Kabupaten Mojokerto, lembaga swadaya masyarakat (LSM) se-Kabupaten Mojokerto, organisasi kemasyarakatan (ormas), insan media, serta para tokoh budayawan.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi akhir tahun 2025 sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru 2026.
Doa bersama digelar sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui, sekaligus memanjatkan harapan agar ke depan seluruh elemen masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kelancaran rezeki, serta dijauhkan dari segala bala dan marabahaya.
Pimpinan Redaksi Sekilas Media, Nyoto Wibowo, M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin akhir tahun, tetapi juga sarana refleksi spiritual dan penguatan sinergi lintas elemen masyarakat.
“Melalui doa bersama ini, kami berharap seluruh masyarakat Mojokerto senantiasa diberikan perlindungan, ketenteraman, serta kemajuan di berbagai bidang kehidupan,” ujar Nyoto Wibowo.
Ia menambahkan, peringatan Hari Jadi Sekilas Media ke-9 tahun menjadi pengingat komitmen media dalam mengabdi kepada bangsa dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi yang melibatkan media, ormas, LSM, dan budayawan dinilai sebagai simbol kebersamaan dan persatuan dalam menjaga kondusivitas daerah.
Menurutnya, sinergi lintas elemen sangat penting untuk memperkuat ikatan kekeluargaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dengan doa bersama lintas elemen ini, harapannya situasi Mojokerto semakin kondusif. Semua pihak bisa saling bahu-membahu, menjaga kebersamaan, dan memperkuat persatuan demi kemajuan daerah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Nyoto Wibowo juga menyinggung berbagai persoalan yang kerap muncul di Kabupaten Mojokerto, termasuk isu lingkungan hidup yang menjadi perhatian sejumlah pihak. Ia berharap setiap persoalan dapat disikapi secara bijak melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, sehingga tidak merugikan masyarakat maupun menimbulkan dampak buruk di kemudian hari.
Ia menegaskan bahwa media, ormas, LSM, dan budayawan memiliki peran strategis sebagai bagian dari kontrol sosial. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong penyelesaian berbagai persoalan secara konstruktif, damai, dan bermartabat.
“Semua elemen memiliki peran masing-masing. Jika dijalankan secara selaras dan penuh tanggung jawab, maka setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang kondusif dan penuh kebersamaan,” pungkasnya. Red (srh).