Mojokerto, Pointernews.net | 21 Desember 2025 — Dalam rangka menyambut Malam 1 Rajab, Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. selaku Direktur LBH Djawa Dwipa dan LKH Barracuda menggelar kegiatan rutinan selawat dan doa bersama pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Raya Banjarsari Nomor 59, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Acara keagamaan ini dihadiri oleh jemaah dari berbagai kalangan yang dengan khidmat mengikuti rangkaian selawat, doa, serta pengajian. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi diri dalam menyambut bulan Rajab yang penuh keutamaan.
Dalam pengajian yang disampaikan, K.H. Mathori Hasan menekankan pentingnya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari sebagai kunci menjaga ketenangan hati dan kepercayaan antar sesama. Ia mencontohkan situasi yang kerap terjadi di masyarakat, yakni ketika seseorang dimintai hutang oleh kerabat atau teman, sementara kondisi keuangan tidak memungkinkan.
“Dalam keadaan seperti itu, kejujuran menjadi ujian. Lebih baik menyampaikan kondisi yang sebenarnya daripada berdusta. Kejujuran akan menenangkan hati dan menjaga hubungan agar tetap dilandasi saling pengertian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, K.H. Mathori Hasan juga menekankan kekuatan doa sebagai solusi ketika seseorang tidak mampu membantu secara materi. Menurutnya, doa memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.
“Doa itu nilainya lebih tinggi daripada dunia dan seisinya. Jangan pernah malas dan jangan pernah putus asa dalam berdoa,” tuturnya di hadapan para jemaah.
Ia mengingatkan bahwa doa tidak selalu langsung dikabulkan. Ada doa yang baru terwujud setelah waktu yang panjang, sesuai dengan kehendak Allah SWT.
“Doa itu tidak selalu langsung dikabulkan. Ada yang dikabulkan setahun, dua tahun, bahkan tiga tahun kemudian. Semua ada waktunya menurut kehendak Allah,” pesannya.
Pesan-pesan tersebut menjadi peneguhan bagi para jemaah bahwa kejujuran dalam bertindak serta kesabaran dan ketekunan dalam berdoa merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kegiatan rutinan selawat dan doa bersama ini pun diharapkan terus menjadi sarana memperkuat nilai spiritual dan moral di tengah masyarakat. Red (srh).