Mojokerto, Pointernews.net | 22 Desember 2025 — Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) menggelar audiensi dengan Perum Bulog Cabang Mojokerto. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari sentimen negatif terkait beras Bulog, peluang bisnis, hingga rencana kerja sama publikasi. Audiensi berlangsung di Kantor Bulog Mojokerto, Senin (22/12/2025), dan disambut baik oleh jajaran pimpinan Bulog.
Ketua PWMR, Jayak Mardiansyah, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan membangun kerja sama yang bersifat simbiosis mutualisme antara PWMR dan Bulog Mojokerto.
“Banyak hal yang bersifat membangun yang ingin kami sampaikan. Mulai dari adanya sentimen negatif terkait ketidaksesuaian berat beras Bulog di beberapa wilayah luar Mojokerto, pembahasan bisnis beras, hingga kerja sama publikasi agar program Bulog Mojokerto bisa melebihi target,” ungkap Jayak.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menegaskan bahwa kasus pemalsuan beras Bulog yang beredar di beberapa wilayah di luar Mojokerto telah ditangani aparat kepolisian.
“Oknum tersebut membeli karung beras yang menyerupai karung Bulog di percetakan, lalu diisi dengan beras berkualitas rendah. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan pihak kepolisian,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Husin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim Mojokerto dan Kodim Jombang, yang telah berperan aktif mendukung swasembada pangan di wilayah Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Jombang.
“Saat panen raya 2025, Bulog membeli dengan harga Rp6.500 per kilogram dan beras Rp11.000 per kilogram. Jika melebihi harga tersebut, kami tidak dapat melakukan pembelian karena harus mengikuti petunjuk pimpinan,” ujarnya.
Ia menambahkan, serapan produksi Bulog Mojokerto sepanjang tahun 2025 mengalami surplus hingga 56.000 ton. Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan Kodim Mojokerto dan Kodim Jombang sesuai instruksi Pemerintah Pusat.
“Untuk konsumsi enam bulan ke depan masih sangat aman. Dalam waktu dekat juga akan memasuki panen raya, sehingga angka surplus diperkirakan semakin meningkat. Program pusat ini sangat memberikan keuntungan bagi petani, dan manfaatnya benar-benar dirasakan. Ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Selain itu, Husin juga mengajak anggota PWMR untuk memanfaatkan peluang bisnis dengan membeli beras langsung dari Bulog Mojokerto.
“Tidak ada minimal order selama pembeli mampu mengangkut sendiri. Cukup memiliki etalase di rumah atau toko serta KTP, NPWP, dan NIB, maka sudah bisa membeli beras di Bulog Mojokerto. Harganya lebih murah dari pasaran dan tentu memberikan keuntungan,” paparnya.
Terkait rencana kerja sama publikasi, Bulog Mojokerto menyatakan siap berkolaborasi dengan PWMR dalam waktu dekat.
“Banyak program Bulog yang membutuhkan publikasi. Ini sebagai wujud kolaborasi dan sinergi Bulog Mojokerto dengan PWMR. Semoga ke depan Bulog Mojokerto dan PWMR semakin jaya,” pungkasnya. Red (srh).