Mojokerto, Pointernews.net | 10 Januari 2026 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di sejumlah sekolah dan madrasah di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, diduga mengalami insiden keracunan massal. Puluhan pelajar dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut pada Sabtu (10/1/2026).
Aktivitas pelayanan di UPT Puskesmas Gondang mendadak meningkat sejak Sabtu pagi. Sedikitnya 17 pelajar asal Kecamatan Kutorejo harus mendapatkan perawatan medis setelah mengeluhkan gejala keracunan makanan. Para pasien datang secara bertahap ke puskesmas mulai pukul 09.30 WIB hingga 10.00 WIB.
Mayoritas pelajar mengeluhkan gejala serupa berupa muntah, diare, dan pusing. Keluhan tersebut muncul tak lama setelah mereka menyantap menu soto ayam yang dibagikan melalui Program Makan Bergizi Gratis.
Kepala UPT Puskesmas Gondang, dr. Rohmatun Naja, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh pasien langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di puskesmas.
“Benar, ada dugaan keracunan. Pasien mulai masuk sekitar pukul 09.30 sampai 10.00 WIB,” ujar dr. Rohmatun saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, para pelajar langsung ditempatkan di ruang perawatan untuk menjalani observasi serta stabilisasi kondisi. Hingga saat ini, fokus petugas medis masih pada penanganan kesehatan para korban.
Menurutnya, para pelajar yang dirawat diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Kutorejo dan terafiliasi dengan salah satu yayasan pendidikan. Namun, pihak puskesmas masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan identitas sekolah dan jenjang pendidikan masing-masing pasien.
“Identitas lengkap masih kami pastikan. Yang terpenting saat ini adalah penanganan medisnya. Gejalanya didominasi muntah, sebagian diare dan pusing,” jelasnya.
Para pasien terdiri dari pelajar laki-laki dan perempuan, yang datang didampingi oleh ustadzah dari lembaga pendidikan terkait.
Pihak puskesmas memastikan akan memberikan informasi lanjutan setelah proses pendataan dan identifikasi selesai.
Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan sejak 2025 di sejumlah sekolah dan madrasah di Kecamatan Kutorejo, seperti SMPN 2 Kutorejo, Pondok Pesantren An-Nur, serta Al-Hidayah.
Penyaluran makanan program tersebut dilakukan melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Insiden ini menjadi evaluasi serius terhadap pelaksanaan program yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar tersebut. Red (srh).