Sidoarjo, Pointernews.net | 10 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan mutasi besar-besaran. Sebanyak 260 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., bertempat di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (10/1/2026).
Mutasi kali ini turut mengangkut sejumlah kepala dinas atau pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis. Bupati Subandi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penguatan kinerja birokrasi guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam gerbong mutasi tersebut, beberapa pejabat penting mengalami pergeseran posisi, di antaranya: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dr. Moh Bahrul Amig, S.Sos., MM., dipindahkan menjadi Asisten II Setda Kabupaten Sidoarjo. Hingga saat ini, posisi Kepala DLHK masih kosong.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Dwi Eko Saptono, S.Sos., MM., MT., digeser menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Posisi Kepala DPUBMSDA kini dijabat oleh M. Makhmud, S.H., MM., yang sebelumnya menjabat Asisten II Setda. Kepala Disnaker sebelumnya, Ainun Amalia, S.Sos., dipindahkan menjadi Asisten I Setda Kabupaten Sidoarjo.
Sabino Mariano, S.Sos., M.KP., yang sebelumnya menjabat Camat Tanggulangin, resmi dilantik sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selama ini, Sabino juga telah menjalankan tugas sebagai Plt. Kalaksa BPBD Sidoarjo. Probo Agus Sunarno, S.Sos., MM., dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Muhammad Yunan Khoiron, M.Si., dipercaya menjabat Kepala Dinas Perikanan. Eri Sudewo, AP., MM., dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). R. Mharta Wara Kusuma, S.Sos., dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial. dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Selain itu, Bupati Sidoarjo juga mengangkat sejumlah Staf Ahli Bupati, yakni: Mochammad Hudori, S.Kom., M.I.Kom. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Arif Mulyono, S.STP., M.HP. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Happy Setianingtyas Astrawati Yunus, S.H., M.H. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.
Rincian Pejabat yang Dilantik — Total 260 pejabat yang dilantik terdiri dari: 13 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), 83 pejabat administrator (Eselon III), 146 pejabat pengawas (Eselon IV), 18 pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.T. Notopuro.
Pelantikan dan mutasi pejabat ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:
- Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
- Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020.
- Peraturan Menteri PAN-RB tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi dan sistem merit dalam manajemen ASN.
- Ketentuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan loyalitas seluruh pejabat yang dilantik.
“Manfaatkan konektivitas dan teknologi untuk mempercepat layanan, minimal meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Tunjukkan kinerja yang baik untuk masyarakat Sidoarjo,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh pejabat: Menjadikan kepentingan publik sebagai asas utama dalam setiap pengambilan keputusan, Mengedepankan kolaborasi lintas OPD tanpa sekat kepentingan, Menyelesaikan seluruh program dan kegiatan tepat waktu, Menjaga pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Menurutnya, percepatan pembangunan Kabupaten Sidoarjo hanya dapat terwujud melalui kerja keras bersama yang dilandasi empati, tanggung jawab, dan semangat melayani masyarakat.
Melalui rotasi 260 pejabat ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap tercipta birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi hasil, sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo secara berkelanjutan.
Pelantikan ini menjadi amanah besar bagi para pejabat yang dipercaya, sekaligus momentum untuk membuktikan kinerja nyata demi Sidoarjo yang lebih maju, bersih, dan melayani. Red (ynr).