Kediri, Pointernews.net | 10 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran yang melanda Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, pada 1 Juni 2026 lalu. Insiden tersebut mengakibatkan sekitar 80 persen bangunan puskesmas mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai Rp1 miliar. Meski demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan sehingga kebutuhan layanan kesehatan warga tidak terganggu.
Saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Selasa (9/6/2026), Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa rehabilitasi bangunan Puskesmas Tiron menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kediri. Langkah tersebut diambil agar pelayanan kesehatan dapat segera kembali normal dan masyarakat memperoleh akses layanan yang optimal.
“Berdasarkan kebutuhan pelayanan masyarakat, bangunan ini akan segera kita rehabilitasi. Setiap hari ada sekitar 150 warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito.
Menurut Mas Dhito, rehabilitasi bangunan merupakan solusi jangka pendek yang akan segera direalisasikan oleh Pemkab Kediri. Sementara untuk kebutuhan jangka panjang, pemerintah daerah mulai mengkaji kemungkinan relokasi Puskesmas Tiron ke lokasi baru yang dinilai lebih representatif dan mampu mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang.
“Untuk jangka panjangnya, kita akan mencari lahan baru sebagai opsi relokasi Puskesmas Tiron sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus berkembang sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Saat ini proses rehabilitasi masih menunggu pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Setelah seluruh tahapan administrasi dan penganggaran selesai, pekerjaan perbaikan bangunan akan segera dilaksanakan.
Meskipun bangunan utama mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran, pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak terhenti. Untuk sementara waktu, seluruh aktivitas pelayanan dipindahkan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyakan.
Keberlangsungan pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kediri. Berbagai kebutuhan penunjang terus dipenuhi agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan.
Kepala Puskesmas Tiron, Yermiastuti Ratna, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah kejadian kebakaran dengan memindahkan seluruh pelayanan ke Pustu Banyakan.
“Kami bergerak cepat agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Kebutuhan obat-obatan juga segera dipenuhi melalui dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan bantuan dari sejumlah puskesmas lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, kendala pelayanan hanya terjadi pada hari pertama pascakebakaran karena keterbatasan fasilitas laboratorium. Namun kondisi tersebut segera teratasi sehingga pelayanan kembali berjalan normal.
“Pelayanan tidak ada kendala. Hanya pada hari pertama karena laboratoriumnya masih terbatas, tetapi pada hari kedua seluruh layanan sudah berjalan lancar,” tambahnya.
Puskesmas Tiron selama ini menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang melayani jumlah pasien cukup tinggi. Dalam sehari, jumlah kunjungan pasien rawat jalan dapat mencapai sekitar 150 orang. Untuk mengakomodasi tingginya jumlah kunjungan tersebut, pihak puskesmas melakukan penyesuaian fasilitas di Pustu Banyakan, termasuk menambah tenda sebagai ruang tunggu sementara bagi masyarakat yang sedang mengantre pelayanan.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkab Kediri menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Rehabilitasi Puskesmas Tiron bukan hanya tentang memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga menjadi wujud nyata amanah pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, jajaran puskesmas di berbagai wilayah, tenaga kesehatan, serta masyarakat menjadi energi penting dalam mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Masyarakat berharap proses rehabilitasi Puskesmas Tiron dapat segera terealisasi sehingga pelayanan kesehatan kembali berlangsung di fasilitas yang lebih nyaman dan representatif. Di sisi lain, rencana relokasi yang tengah dikaji diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan dan sekitarnya.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri, serta dedikasi tenaga kesehatan yang terus melayani di tengah keterbatasan, diharapkan Puskesmas Tiron dapat segera bangkit dan kembali memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian menjadi modal penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin maju, berkualitas, dan bermanfaat bagi seluruh warga Kabupaten Kediri. Red (suhendro).