
Sidoarjo, Pointernews.id | 16 Desember 2024 – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wunut 2 Porong, yang lokasinnya di Desa Wunut, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, saat ini tengah menghadapi kondisi yang sangat memperihatinkan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Hujan yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir menyebabkan air meluap dan merendam sebagian besar area sekolah. Padahal, ini bukan kali pertama banjir melanda SDN Wunut 2, namun dampaknya semakin parah setiap tahunnya.
Kondisi ini membuat proses kegiatan belajar mengajar terganggu, karena ruang kelas tergenang air hingga mencapai mata kaki. Bahkan beberapa area di sekitar sekolah juga terendam cukup dalam, menyulitkan siswa dan staf untuk beraktivitas dengan normal. Para guru dan siswa terpaksa harus menggunakan jalur alternatif untuk masuk ke sekolah, dan beberapa kegiatan ekstrakurikuler pun terhenti akibat keadaan yang tidak memungkinkan.
Pihak sekolah telah berulang kali melayangkan permohonan bantuan kepada dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan Sidoarjo, serta instansi lain yang bertanggung jawab terhadap penanggulangan bencana. Namun sayangnya, hingga saat ini, respons dari pihak terkait terkesan lambat dan tidak memadai. Hal ini diungkapkan oleh kepala sekolah SDN Wunut 2, Dewi Mindar S.PD yang menyatakan bahwa mereka sudah mengirimkan surat permohonan bantuan dan melaporkan kondisi darurat ini melalui berbagai saluran komunikasi, namun belum ada tindakan nyata yang diterima.
“Kami sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan perhatian dari dinas terkait, baik melalui surat resmi maupun komunikasi langsung, tetapi respons yang kami terima sangat minim. Kami benar-benar berharap ada tindakan segera, karena ini sudah sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah,” ujar Kepala SDN Wunut 2, Dewi Mindar.
Tak hanya itu, kondisi banjir yang tak kunjung surut juga berpotensi membahayakan kesehatan para siswa dan staf sekolah. Air yang meluap membawa sampah dan kotoran yang mencemari lingkungan sekitar, menambah kekhawatiran akan risiko penyakit. Selain itu, kerusakan pada fasilitas sekolah seperti meja, kursi, dan peralatan belajar lainnya juga semakin bertambah parah setiap kali banjir datang.
Sementara itu, masyarakat sekitar berharap agar pemerintah daerah segera menanggapi dengan serius masalah ini. Mereka meminta agar ada solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir yang selalu terjadi saat musim hujan. Beberapa warga mengusulkan agar pemerintah melakukan perbaikan drainase dan pembangunan tanggul untuk mencegah terjadinya banjir yang lebih parah di masa depan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait mengenai langkah yang akan diambil untuk membantu mengatasi kondisi banjir di SDN Wunut 2 Porong. Pihak sekolah dan masyarakat setempat berharap agar ada tindakan segera agar para siswa bisa kembali belajar dengan nyaman dan aman. Red (Harianto), Bersambung-.