
Sidoarjo, Pointernews.id | 16 Desember 2024 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (15/12) sore hingga malam, mengakibatkan terjadinya banjir yang merendam sejumlah rumah warga di Desa Buduran. Hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama kurang lebih Sepuluh jam, diperkirakan mulai pukul 18.00 WIB hingga 04.00 WIB, menyebabkan luapan air sungai yang penuh melebihi batas tanggul sungai sehingga saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air yang sangat tinggi.

Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Buduran dan pasar Buduran terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, mencapai sekitar 30 hingga 70 sentimeter. Banyak warga yang panik, terutama yang rumahnya terendam cukup dalam. Banjir juga menyebabkan sejumlah akses jalan utama di desa tersebut terhalang, mempersulit aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
Sejumlah warga setempat melaporkan bahwa banjir datang dengan cepat, dan meskipun hujan mulai mereda, air tidak segera surut akibat saluran drainase yang tidak optimal. Beberapa rumah warga yang terletak di daerah rendah menjadi titik paling parah yang terkena dampak.
Dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo, menyatakan bahwa penyebab utama banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat, ditambah dengan buruknya kondisi infrastruktur drainase di Desa Buduran yang belum memadai untuk menampung volume air yang begitu besar. Beberapa saluran air yang ada tidak dapat mengalirkan air dengan lancar, menyebabkan air meluap dan menggenangi kawasan permukiman warga.
Selain itu, pembangunan di sekitar wilayah tersebut yang semakin berkembang memperburuk kondisi drainase yang ada, dengan semakin terbatasnya ruang terbuka hijau yang berfungsi menyerap air.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Desa Buduran bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo segera mengambil langkah penanggulangan darurat. BPBD setempat mengerahkan personel untuk membantu warga yang terdampak banjir, terutama yang terjebak di dalam rumah atau yang kesulitan menyelamatkan barang-barang mereka.
Petugas juga segera membersihkan saluran drainase yang tersumbat dan berusaha mengurangi debit air dengan membuka saluran air di titik-titik kritis. Selain itu, Pemerintah Desa rencanannya juga mendirikan posko pengungsian sementara bagi warga yang rumahnya terendam banjir, menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Untuk jangka panjang, Pemkab Sidoarjo berencana melakukan perbaikan dan normalisasi saluran drainase di kawasan tersebut serta merencanakan pembangunan sistem drainase yang lebih baik untuk mengurangi potensi banjir di masa mendatang. Pemkab juga akan melakukan penataan ruang dan penghijauan agar lingkungan lebih ramah terhadap pengendalian air hujan.
Pihak terkait juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam lainnya, terutama di musim hujan seperti sekarang. Tim BPBD akan terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi dampak bencana.
Dengan adanya bantuan darurat dan perbaikan infrastruktur yang direncanakan, diharapkan bencana serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Red (Adim).