Sidoarjo, Pointernews.id | 25 Juli 2025 — Dalam semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga rekreasi tradisional, sebanyak 10 orang onthelis dari komunitas Laskar Jenggolo Sidoarjo sukses menyelesaikan perjalanan panjang “Ngonthel Bareng” dari Sidoarjo menuju Mataram, Nusa Tenggara Barat, guna menyemarakkan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di Mandalika, NTB.
Perjalanan luar biasa sejauh kurang lebih 550 kilometer ini berlangsung dalam enam etape yang dimulai sejak 19 Juli 2025 dan resmi finish di Mataram pada 26 Juli 2025.
Berikut rincian etape perjalanan yang dilalui para onthelis Sidoarjo:
1. Etape 1 (19 Juli 2025):
Sidoarjo – Pasuruan (istirahat) – Probolinggo (bermalam) | ±91 km
2. Etape 2 (20 Juli 2025):
Probolinggo – Situbondo (bermalam) | ±90 km
3. Etape 3 (21 Juli 2025):
Situbondo – Pelabuhan Ketapang | ±86 km → Ferry ke Gilimanuk (bermalam)
4. Etape 4 (22 Juli 2025):
Gilimanuk – Pulukan (bermalam) | ±33 km
5. Etape 5 (23 Juli 2025):
Pulukan – Denpasar (bermalam) | ±71 km
6. Etape 6 (25 Juli 2025):
Denpasar – Padang Bai | ±45 km → Ferry ke Pelabuhan Lembar (±5 jam)
Lembar – Mataram | ±25 km
7. Etape Final (26 Juli 2025):
Tiba di Mataram, NTB – FORNAS VIII 2025
Perjalanan ini tidak hanya menjadi wujud kecintaan terhadap olahraga tradisional, tetapi juga menjadi simbol semangat, solidaritas, dan ketahanan fisik-mental para pegiat sepeda tua. Bahkan, saat singgah di Probolinggo, para onthelis disambut langsung oleh Bupati Probolinggo, Muhammad Haris (Gus Haris).
“Semoga semangat juang dan kebersamaan ini membawa hasil terbaik serta mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional,” ujar Gus Haris saat melepas rombongan Onthelis Jawa Timur ke NTB.
Pembina Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Sidoarjo, Drs. Djoko Supriyadi, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh peserta selama perjalanan panjang ini.
“Alhamdulillah, 10 orang onthelis sampai hari ini dalam kondisi sehat dan semangat. Mereka mampu menyelesaikan rute demi rute dengan kompak dan tangguh hingga sampai ke Mandalika,” ujarnya penuh bangga.
Ia menambahkan, para peserta ini bukan kali pertama melakukan perjalanan jauh. Sebelumnya, mereka juga telah mengayuh sepeda dalam event nasional seperti Anyer–Panarukan, Sidoarjo–Palembang (FORNAS sebelumnya), dan kini Sidoarjo–Mataram.
Rombongan Laskar Jenggolo Sidoarjo yang tergabung dalam KOSTI ini terdiri dari: 1. Andi Kurniawan – Koordinator, 2. Setiaji – Bendahara, 3. Sutikno – Mekanik, 4. Mochamad Ivan Aditian – Penanggung Jawab Perlengkapan, 5. Bambang Supodo – Penasehat, 6. Lukito – Anggota, 7. Mashuri – Anggota, 8. Sukarnadi – Anggota, 9. Edi Ismunir – Anggota.
Kehadiran komunitas onthelis ini membawa pesan kuat bahwa olahraga rekreasi bukan hanya untuk hiburan, tapi juga sarana membangun semangat kebersamaan, kekuatan mental, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa.
“Perjalanan ini adalah amanah dan bentuk partisipasi aktif kami dalam membumikan olahraga rekreasi. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan tekad kuat, tidak ada jarak yang terlalu jauh,” ucap Andi Kurniawan, koordinator rombongan.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyampaikan dukungan penuh terhadap partisipasi ini dan berharap semangat yang ditunjukkan para onthelis dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Melalui partisipasi ini, Sidoarjo kembali menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang mendukung pelestarian budaya, penguatan olahraga rekreasi, dan pengabdian masyarakat. Dengan semangat “Ngonthel Bareng”, Laskar Jenggolo membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal jarak, hanya memerlukan semangat dan kebersamaan.
“Harapan kami, keberangkatan ini menjadi simbol perjuangan dari Sidoarjo untuk Indonesia. FORNAS 2025 di NTB bukan hanya panggung olahraga, tapi juga panggung kebersamaan, keberanian, dan persaudaraan,” pungkas Pembina KOSTI Sidoarjo. Red (el/ynr).