Mojokerto, Pointernews.net | 2 Agustus 2026 – Kegiatan rutinan ke-26 berupa Khotmil Qur’an, doa bersama untuk para leluhur dan ahli kubur, pengajian serta kenduri digelar di Aula Makam Umum Dusun Banjarsari, tepatnya di makam Eyang Tumenggung Soekarto Widjoyono atau Mbah Sentono, Minggu Legi, 2 Agustus 2026, mulai pukul 12.00 WIB atau setelah salat Dhuhur.
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat Dusun Banjarsari dan sekitarnya. Selain menjadi sarana ibadah dan doa bersama, kegiatan rutinan ini juga bertujuan mempererat kerukunan, persaudaraan serta tali silaturahmi antarwarga.
Ketua Umum BARRACUDA INDONESIA sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah dan menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
“Semoga segala yang kita lakukan menjadi amal yang penuh keberkahan. Teruslah berjuang menjalankan ibadah, menjaga persaudaraan, dan menebarkan kebaikan demi kemaslahatan bersama,” ungkap Hadi Purwanto.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diingatkan tentang pentingnya keimanan, amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Pesan tersebut sejalan dengan kandungan QS. Al-‘Asr, yang mengingatkan manusia agar tidak termasuk golongan yang merugi.

Sementara itu, Kyai Hasan Mathori selaku penceramah dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik dan hidup harmonis dengan siapa pun. Menurutnya, kerukunan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan ketenangan dan kehidupan bermasyarakat yang damai.
“Kalau kita ingin hidup tenang, kita harus bisa bersinergi dan hidup rukun dengan siapa pun. Jangan melupakan jasa dan perjuangan para sesepuh yang telah berjuang untuk masyarakat dan Desa Banjarsari,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengenang dan menghormati jasa para leluhur, termasuk Eyang Tumenggung Soekarto Widjoyono (Mbah Sentono) yang makamnya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diisi dengan Khotmil Qur’an, pengajian, doa bersama kepada para leluhur dan ahli kubur, serta kenduri. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Kegiatan rutinan ke-26 ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial masyarakat Dusun Banjarsari dan sekitarnya.

Adapun susunan pengurus dan pelaksana kegiatan, yakni Ustad Miftakhul Karim sebagai Ketua Kegiatan, Dwi Ahmad Fauzi selaku Kepala Dusun Banjarsari, Paino sebagai Koordinator Pelaksana, Ustad Mukid sebagai Penasehat Kegiatan, serta Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. sebagai Penanggung Jawab.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga tradisi silaturahmi, memperkuat kerukunan antarwarga, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan dan penghormatan kepada para sesepuh sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Red (srh).