Mojokerto, Pointernews.net | 6 Oktober 2026 — Antusiasme siswa-siswi SMK Negeri 1 Dlanggu terlihat dalam memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2026. Seluruh warga sekolah turut mengenakan pakaian batik sebagai bentuk apresiasi sekaligus kebanggaan terhadap salah satu warisan budaya Indonesia.
Peringatan Hari Batik Nasional tersebut berlangsung di lingkungan SMK Negeri 1 Dlanggu, Jalan A. Yani No. 1, Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Suasana sekolah tampak berbeda. Para siswa dan warga sekolah tampil kompak dengan mengenakan berbagai motif batik. Meski tetap tampil stylish, penggunaan batik menjadi pengingat bahwa batik bukan sekadar pakaian, melainkan bagian dari identitas, nilai budaya, dan warisan yang terus diteruskan kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap batik, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi.
Salah satu kreativitas yang menarik perhatian datang dari Jurusan Kuliner melalui produk “Brownketik”, yang merupakan singkatan dari Brownies Kelor Batik.
Produk tersebut memadukan kreativitas di bidang kuliner dengan semangat memperkenalkan nilai-nilai budaya melalui sebuah inovasi produk.
Kehadiran Brownketik menunjukkan bahwa semangat Hari Batik Nasional tidak hanya diwujudkan dengan mengenakan kain batik, tetapi juga dapat dituangkan melalui ide dan karya kreatif siswa.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa didorong untuk tidak hanya mengenal dan mencintai budaya Indonesia, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan kreatif yang memiliki nilai tambah.
Kepala SMK Negeri 1 Dlanggu, Johan Bahrudin, S.Kom., M.T., turut mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Batik Nasional menjadi kesempatan untuk menanamkan rasa bangga terhadap budaya bangsa sekaligus mendorong kreativitas peserta didik.
“Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya bangsa. Kreativitas siswa juga perlu terus dikembangkan, salah satunya melalui inovasi produk seperti Brownketik,” ujar Johan.
Dengan mengenakan batik secara bersama-sama serta menghadirkan inovasi kuliner berciri khas Brownketik, peringatan Hari Batik Nasional di SMK Negeri 1 Dlanggu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal, menghargai, sekaligus mengembangkan warisan budaya Indonesia melalui kreativitas dan karya nyata. Red (srh).