Sidoarjo, Pointernews.id | 4 Maret 2025 – Pada hari Senin malam, (03/03/2025), aparat kepolisian Polsek Tulangan berhasil menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan sekelompok remaja yang menggunakan sarung yang diikat di ujungnya sebagai alat untuk saling menyerang. Tawuran ini hendak terjadi di kawasan Jalan Raya Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Polisi, dibantu oleh warga setempat, berhasil meredam dan menghentikan potensi bentrokan yang melibatkan sejumlah anak-anak di bawah umur.
Kapolsek Tulangan, AKP Abdul Cholil, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kejadian ini bermula dari informasi yang diterima oleh pihak kepolisian anggota polsek Tulangan saat patroli di malam Ramadhan menerima laporan dari warga terkait adanya sekelompok remaja yang merencanakan tawuran sambil membawa sarung, diduga akan melakukan perang sarung di malam Ramadhan. Berkat kerjasama antara anggota Polsek Tulangan dan warga sekitar, polisi segera melakukan pengamanan dan menggagalkan aksi tersebut sebelum perkelahian meletus.
“Anggota Polsek bersama warga langsung turun ke lokasi dan mencegah tawuran yang melibatkan sarung ini. Kami berhasil mengamankan tiga anak di bawah umur yang diduga terlibat dalam rencana tawuran tersebut,” ungkap AKP Abdul Cholil.
Ketiga anak yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Tulangan untuk proses pembinaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga melibatkan orang tua, guru, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak tersebut. Melalui proses ini, pihak kepolisian memberikan teguran keras dan meminta para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
Tindak lanjut dari kejadian ini, pihak kepolisian mengundang orang tua, guru, dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan surat pernyataan yang berisi komitmen agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Sebagai bentuk sanksi, ketiga anak tersebut diminta untuk membersihkan lingkungan sekitar Masjid Polsek Tulangan, sebagai bentuk tanggung jawab dan penyesalan atas perbuatan mereka.
Sementara itu, Iptu Tri Novi Handono, Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, mengimbau kepada seluruh orang tua untuk selalu memperhatikan dan mengawasi pergaulan anak-anak mereka saat di bulan Ramadhan, terlebih dalam lingkungan sosial yang mudah mempengaruhi tindakan mereka.
“Orang tua harus lebih peka terhadap pergaulan anak-anak. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan anak-anak dapat menjalani masa remaja mereka dengan positif dan produktif,” serta bila ada waktu libur sekolah di bulan Ramadhan, sebaiknya diisi dengan kegiatan positif. Seperti ikut menyemarakkan tadarus di musholla atau tidak keluar rumah saat tengah malam”, ujar Iptu Tri Novi Handono.
Dengan gagalnya tawuran ini, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan, dan pihak kepolisian bersama masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Sidoarjo, khususnya di wilayah Tulangan. Red (Tim).