Surabaya, Pointernews.id | 1 April 2025 – Sebuah peristiwa misterius terjadi di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya pada hari Selasa pagi, (01/04/2025), pukul 09.00 WIB, di mana sepasang kekasih ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir selama dua hari. Pasangan tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam mobil Toyota Innova dengan nomor polisi L 1163 HN yang terparkir sejak Minggu, (30/03/2025).
Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang warga setempat yang saat itu sedang menyapu jalan. Pada pagi hari Selasa, (01/04/2025), warga tersebut melihat sebuah mobil dengan mesin, AC, dan lampu sein yang masih menyala, namun tidak ada reaksi dari orang di dalam mobil. Ketika diperiksa lebih lanjut, ia melihat ada dua sosok manusia di dalam mobil. Seorang lelaki terlihat duduk di kursi kemudi, sedangkan perempuan duduk di sampingnya. Warga tersebut pun merasa curiga dan segera melaporkan kejadian ini kepada pengurus RT setempat.
Warga yang mencoba mengintip dan mengetuk jendela serta pintu mobil tidak mendapat respon apapun dari pasangan di dalam mobil. Akhirnya, masyarakat pun menghubungi layanan darurat pemerintah kota Surabaya. “Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik di BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat, timnya sampai ke lokasi sekitar pukul 08.40 WIB,” ujar Buyung.
“Setelah berhasil membuka pintu mobil, tim kami menemukan pasangan tersebut sudah tidak sadarkan diri dan tidak ada tanda-tanda kehidupan.” tuturnya.
Selanjutnya, informasi mengenai penemuan pasangan tersebut diteruskan kepada pihak kepolisian. Komisaris Eko Sudarmanto, Kapolsek Gubeng, menjelaskan bahwa polisi menemukan pasangan tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia di dalam mobil,” jelasnya.
“Pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. “Selain itu, harta benda pasangan ini juga tidak ada yang hilang, dan tidak ditemukan kerusakan pada mobil.” kata Kapolsek.
Polisi telah mengidentifikasi korban sebagai Hari Aditya Bagaskoro, seorang pria berusia 27 tahun asal Kecamatan Sawahan, dan Qusnul Vitria, seorang perempuan berusia 23 tahun asal Kecamatan Rungkut. Meski identitas korban sudah diketahui, penyebab pasti kematian mereka belum dapat dipastikan. “Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian, apakah karena serangan penyakit, keracunan udara akibat AC yang terus menyala, atau ada kemungkinan bunuh diri,” jelas Eko.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa pasangan ini bukanlah pasangan suami istri, melainkan kemungkinan pasangan kekasih atau sahabat. Polisi juga memeriksa warga setempat dan pengurus RT, karena diketahui bahwa mobil korban sudah terparkir di tempat itu sejak Minggu, (30/03/2025). Namun, warga mengira mobil tersebut akan pindah, dan mereka tidak curiga karena pada hari Senin, (31/03/2025), adalah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, sehingga banyak orang yang tidak terlalu memperhatikan keberadaan mobil tersebut.
Polisi telah meminta dilakukan otopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya, untuk mengetahui penyebab kematian yang lebih jelas. “Hingga Rabu, (02/04/2025), kami masih menunggu hasil otopsi,” tambah Eko.
Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap misteri kematian pasangan ini. Masyarakat pun berharap agar penyebab kematian mereka segera terungkap, dan kejadian ini tidak menambah ketegangan di tengah masyarakat Surabaya.
Kisah misterius ini meninggalkan banyak tanda tanya, dan polisi berharap dapat segera memberikan penjelasan yang memadai bagi keluarga korban dan masyarakat yang terkejut dengan peristiwa ini. Red (satya).