Pacitan, Pointernews.id | 31 Mei 2025 – Upaya memerangi balap liar dan penggunaan knalpot brong di Kabupaten Pacitan kini menemukan titik terang. Polres Pacitan, Polda Jawa Timur, bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan dan komunitas otomotif lokal resmi menggelar ajang Pancer Door Street Race 2025, Jumat siang (30/05/2025), di Sirkuit Pantai Pancer Door.
Event non-kejuaraan ini menjadi sarana legal dan positif bagi para penghobi balap motor, khususnya drag bike, dalam menyalurkan hobi dan adrenalin mereka secara aman dan tertib. Ribuan penonton dan penggemar otomotif turut memadati arena, menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat terhadap hiburan alternatif yang edukatif ini.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang balap, tetapi juga merupakan langkah konkret dan terukur untuk menghapus praktik balap liar serta penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.
“Pada hari ini kita semua akan mendeklarasikan Kabupaten Pacitan sebagai wilayah Zero Balap Liar dan Knalpot Brong. Jalan umum bukanlah sirkuit. Balap liar bikin rumit. Di sirkuit, dapat hadiah dan tidak bikin pusing,” ujar AKBP Ayub dengan semangat di hadapan peserta dan tamu undangan.
Deklarasi anti balap liar dilakukan secara simbolis, dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan dan diikuti unsur Forkopimda serta para pembalap lokal. Dalam ikrar yang dibacakan bersama, para penghobi balap menyatakan komitmen mereka untuk tidak lagi melakukan balap liar dan tidak menggunakan knalpot brong di jalan umum:
“Kami penghobi balap liar Kabupaten Pacitan dengan ini menyatakan tidak akan ada balap liar di wilayah Kabupaten Pacitan dan tidak ada knalpot brong.”
Acara semakin meriah dengan penampilan drag race dari berbagai komunitas motor. Lintasan yang disiapkan di kawasan Pancer Door dijadikan arena adu kecepatan secara legal. Start balapan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Pacitan bersama Ketua DPRD Pacitan Aris Setyo Budi, sebagai wujud dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan yang aman dan tertib.
“Alhamdulillah antusiasme luar biasa, ternyata masyarakat Pacitan memang kurang hiburan,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan bahwa event ini akan menjadi agenda rutin dua minggu sekali, dan rencananya akan dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan dari Pemkab Pacitan, Disparbudpora, dan Dinas PUPR.
“Kedepan akan kita koordinasikan dan kolaborasikan lagi dengan Pemkab dan Disparbudpora untuk pembangunan arena lintasan juga dengan PUPR,” jelas AKBP Ayub.
AKBP Ayub Diponegoro juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara ini adalah buah dari kerja keras anggota Polres Pacitan yang selama ini rutin melakukan patroli dan penertiban terhadap balap liar.
“Wadah ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan yang setiap hari patroli, kucing-kucingan dengan balap liar. Ini bukti bahwa polisi tidak tinggal diam. Polisi hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Sekda Pacitan Dr. Ir. Heru Wiwoho Supandi Putra, M.Si., Kajari Pacitan Eri Yudianto, S.H., M.H., Dandim 0801 Letkol Arh. Imam Musahirul, S.H., M.I.P., dan Kadisparpora Turmudi, S.Sos., M.Si., turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
Pemkab Pacitan pun menyambut baik inisiatif ini dan mendorong agar event serupa menjadi program berkelanjutan dengan menggandeng sponsor lokal dan sektor swasta.
“Kami mohon bantuannya dari Pemkab Pacitan termasuk sponsorship dari bengkel atau pihak swasta yang mampu. Kami sebagai polisi hanya memfasilitasi. Harapannya mereka ikut menjaga kamtibcarlantas,” ujar AKBP Ayub.
Melalui sinergi antara Polres, Pemkab, dan komunitas, Kabupaten Pacitan kini serius menuju zero balap liar dan knalpot brong. Pancer Door Street Race 2025 bukan hanya ajang adu kecepatan, tetapi juga simbol perubahan budaya berkendara ke arah yang lebih aman, sehat, dan tertib.
Pacitan menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kemauan bersama, masalah sosial seperti balap liar dapat diatasi secara humanis dan solutif. Inisiasi street race ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi menjadi cara nyata Polres Pacitan mewujudkan keamanan lalu lintas dan kenyamanan masyarakat. Red (srh).