Kediri, Pointernews.id | 24 Juni 2025 – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD). Pada Rabu, 11 Juni 2025, digelar kegiatan diklat pembelajaran yang fokus pada penyelarasan program transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke SD.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 guru SD kelas awal se-Kota Kediri ini bertujuan menyamakan persepsi dan strategi pengajaran, agar peserta didik merasa nyaman dan siap secara mental saat berpindah dari TK atau KB ke SD kelas 1 dan 2.
“Anak-anak usia PAUD yang terbiasa dengan suasana belajar yang menyenangkan diharapkan tetap merasakan kenyamanan saat memasuki SD. Maka dari itu, penyelarasan ini penting untuk menjaga keberlanjutan pola belajar yang menyenangkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Moh. Anang Kurniawan.
Diklat ini juga menjadi sarana pengembangan karir bagi para pendidik. Para guru tidak hanya menerima materi tatap muka sebanyak 48 jam, tetapi juga menyelesaikan 210 jam tugas mandiri. Tujuannya adalah memperdalam pemahaman serta menguji kemampuan peserta dalam menerapkan strategi pembelajaran di kelas.
Hadir pula dalam kegiatan ini Ketua Asosiasi Pelatih PAUD Indonesia (APPAUDI) Wilayah Jawa Timur, Wujiati, yang mengapresiasi pelaksanaan diklat tersebut. Ia menyebut bahwa Kota Kediri menjadi pionir di Indonesia dalam menyelenggarakan pelatihan serupa bagi guru SD kelas awal.
“Ini adalah inisiatif pertama di Indonesia. Belum ada daerah lain yang melaksanakan diklat khusus untuk pengembangan karir pendidik SD kelas awal seperti ini. Saya sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kota Kediri,” ungkap Wujiati.
Menurut Wujiati, para peserta menerima sembilan materi pokok, di antaranya: masa transisi PAUD ke SD, perkembangan anak usia dini, serta pendekatan pembelajaran melalui metode bermain. Di akhir pelatihan, para peserta juga akan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi yang dapat digunakan untuk mendukung jenjang karir.
Diklat yang berlangsung hingga Jumat, 13 Juni 2025 ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin tahunan dan menjangkau seluruh guru kelas awal SD di Kota Kediri. Pemerintah Kota Kediri pun berharap, melalui upaya ini, pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan bagi anak dapat terwujud secara menyeluruh. Red (srh).