Sidoarjo, Pointernews.net | 4 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Bangli, Provinsi Bali melalui Sekretariat Daerah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Rabu (3/12/2025) pada pukul 10.00 WIB. Rombongan diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo, Ridho Prasetyo, beserta jajaran.
Kunjungan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, para Asisten Administrasi (I, II, III), Kepala DPMPTSP Bangli, serta Kepala Dinas Koperasi. Kunker tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bangli dalam memperkuat amanah pelayanan publik, meningkatkan kualitas sistem perizinan, serta mempercepat arus investasi daerah.
Dalam agenda resmi, kedua belah pihak membahas sejumlah hal terkait: Peningkatan kualitas pelayanan perizinan berbasis digital, Percepatan investasi daerah melalui perbaikan sistem layanan, Optimalisasi tata kelola Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Studi penerapan inovasi layanan perizinan dan pengaduan masyarakat, Penguatan SDM dan strategi pembinaan pelaku usaha.
Kepala DPMPTSP Sidoarjo, Ridho Prasetyo, turut mendampingi rombongan dalam sesi peninjauan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu pusat layanan terbaik tingkat kabupaten di Jawa Timur.
Ridho Prasetyo menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Pemkab Bangli dan menyambut penuh semangat kerja sama antar–daerah.
“Kami merasa terhormat menerima kunjungan Pemkab Bangli. Semoga apa yang kami jalankan di Sidoarjo dapat memberikan inspirasi dan dukungan dalam penguatan sistem pelayanan perizinan di Bangli. Kami siap berbagi praktik baik dan memperkuat sinergi antardaerah demi iklim investasi yang lebih sehat dan kompetitif,” ujar Ridho.
Ia menegaskan bahwa DPMPTSP Sidoarjo terus menjaga komitmen dalam meningkatkan pelayanan masyarakat secara cepat, transparan, dan akuntabel.
Sekretaris DPMPTSP, Rachmad Satriawan, Sos., menambahkan bahwa Sidoarjo memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikan daerah ini menarik bagi investor.
“Potensi Sidoarjo tidak hanya didukung lokasi yang strategis, tetapi juga oleh kekuatan sektor basis serta kemudahan perizinan. Kami berharap kolaborasi ini semakin membuka ruang pembelajaran bersama untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan berkualitas,” ujarnya.
Sebagai materi paparan dalam kunker, DPMPTSP Sidoarjo menyampaikan beberapa indikator penting terkait kondisi investasi daerah, sebagai berikut:
- Kondisi Wilayah Kabupaten Sidoarjo — Letak geografis strategis: berada di jalur utama Surabaya–Malang, dekat Bandara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, dan kawasan industri besar. Statistik wilayah: tingkat kepadatan tinggi, aktivitas ekonomi tumbuh cepat, dan berada dalam kawasan metropolitan Surabaya. Sektor basis / unggul: manufaktur, UMKM, perdagangan, perikanan, kuliner, dan jasa logistik.
- Potensi dan Daya Tarik Wilayah — Nilai strategis kuat untuk industri, logistik, dan perdagangan. Infrastruktur memadai: jalan nasional, akses tol, fasilitas pergudangan, MPP modern. Ketersediaan kawasan industri: banyak kawasan siap investasi dan kemudahan ekspansi. Sumber daya manusia melimpah, kompeten, dan produktif. Perizinan berusaha mudah berkat digitalisasi sistem OSS dan inovasi layanan DPMPTSP.
- Performa Investasi — Realisasi investasi Sidoarjo terus tumbuh stabil dalam 5 tahun terakhir. Tren positif pada PMA dan PMDN, terutama sektor industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, serta perumahan. Sektor diminati investor: manufaktur, ritel modern, logistik, makanan-minuman, dan properti.
- Tantangan yang Dihadapi — Daya saing antar–wilayah semakin ketat, terutama di Jawa Timur. Upah tenaga kerja cenderung lebih tinggi dari daerah sekitarnya sehingga memengaruhi biaya investasi. Investasi padat modal memerlukan ruang industri dan infrastruktur yang terus diperbarui.
Pemkab Bangli menyampaikan bahwa kunker ini dilakukan sebagai bentuk semangat untuk belajar, meningkatkan amanah pelayanan publik, dan mempercepat investasi di daerah.
Mereka berharap dapat mengadopsi: sistem peningkatan kualitas pelayanan perizinan yang diterapkan Sidoarjo, inovasi digitalisasi layanan, manajemen pengaduan masyarakat, strategi promosi dan percepatan investasi daerah, serta pola tata kelola PTSP yang efektif dan berorientasi pelayanan prima.
“Kami berharap kunjungan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan investasi di Kabupaten Bangli. Kerja sama dan saling belajar seperti ini sangat penting untuk kemajuan daerah,” ujar Sekda Bangli.
Kunjungan kerja ini menjadi simbol dukungan kuat, semangat kebersamaan, dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Baik Sidoarjo maupun Bangli berharap kerja sama ini berlanjut pada program-program strategis ke depan, demi kemajuan layanan perizinan dan pertumbuhan investasi yang sehat, cepat, dan berkelanjutan. Red (sgn/ynr).