Mojokerto, Pointernews.net | 1 November 2026 – Pengajian Rutinan Adem Pikir kembali digelar untuk umum dalam rangkaian kegiatan keagamaan periode ke-29, Minggu (1/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Makam Umum Dusun Banjarsari, kompleks Makam Eyang Tumenggung Soekarto Widjoyono atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Sentono, ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pengajian yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut diisi dengan sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari Khotmil Qur’an, pembacaan sholawat, tausiyah, doa bersama, hingga kenduri sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan antarwarga. Dalam kesempatan tersebut, Advokat Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H., hadir menyampaikan tausiyah dengan mengangkat tema “Kewajiban Kita untuk Berbakti kepada Kedua Orang Tua”.
Tema ini mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menghormati, menyayangi, dan berbakti kepada ayah dan ibu. Orang tua merupakan sosok yang telah memberikan kasih sayang, pengorbanan, serta perjuangan besar dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya.
Berbakti kepada kedua orang tua bukan sekadar kewajiban moral, melainkan juga bagian dari ajaran agama yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang muslim. Setiap anak hendaknya menjaga tutur kata, menghormati nasihat, menaati perintah dalam hal kebaikan, serta senantiasa mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Sebagai landasan spiritual, kegiatan Pengajian Rutinan Adem Pikir juga mengangkat pesan Al-Qur’an Surah Al-‘Ashr ayat 1–3 yang mengingatkan manusia bahwa waktu merupakan sesuatu yang sangat berharga. Dalam surah tersebut, Allah SWT menjelaskan bahwa manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar setiap umat senantiasa memanfaatkan waktu untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta saling mengingatkan dalam menjalankan ajaran agama.
Melalui kegiatan rutinan periode ke-29 ini, Pengajian Adem Pikir diharapkan tidak hanya menjadi wadah menambah ilmu agama, tetapi juga mampu membangun ukhuwah Islamiyah, memperkuat kerukunan antarwarga, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun bermasyarakat. Pengajian Rutinan Adem Pikir menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan suasana yang sejuk, damai, dan penuh keberkahan melalui kegiatan keagamaan yang mengedepankan silaturahmi serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
Dengan mengusung pesan utama berbakti kepada kedua orang tua, kegiatan ini diharapkan mampu menggugah kesadaran setiap anak untuk senantiasa menghormati, menyayangi, dan mendoakan orang tua sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan. Red (srh).